ADVERTISEMENT

Kamis, 23 Jun 2022 09:05 WIB

Mungkinkah Kehamilan Dicegah Tanpa Bantuan Alat Kontrasepsi Dok?

Firdaus Anwar - detikHealth
Alat kontrasepsi Ilustrasi alat kontrasepsi. (Foto: iStock)
Jakarta -

Pertanyaan:

Dok apakah ada cara untuk menunda kehamilan tanpa bantuan alat kontrasepsi KB? Karena saya tidak bisa menggunakan KB dalam bentuk apapun.

Apakah ada solusinya untuk saya yang tidak bisa KB, tapi tetap ingin bisa berhubungan dengan nyaman.

SK (wanita, usia tidak disebutkan)

Jawaban:

Halo Ibu SK, terima kasih atas pertanyaannya.

Alat kontrasepsi ada yang hormonal dan non-hormonal, mulai dari kondom, pil, suntik, dan IUD (AKDR). Sedangkan yang disebut sebagai KB alami, yaitu tubuh tidak menerima alat kontrasepsi apapun dari luar tubuh, dikenal dengan beberapa metode.

Metode pertama dengan memeriksa tanda kesuburan, yang biasanya akan datang saat tengah siklus menstruasi sering kali ditandai dengan suhu basal tubuh yang meningkat, lendir mulut rahim yang lebih kental, dan banyak dari biasanya. Apabila Ibu sedang berada di periode ini maka sebaiknya tidak berhubungan intim ya apabila tidak ingin terjadi kehamilan.

Menggunakan metode kalender, atau pantang berkala, yang tidak melakukan hubungan seksual di masa subur, yang bisa saja terjadi antara hari ke 8-19 siklus haid. Masing-masing wanita tidak memiliki jadwal masa subur yang tepat. Metode kalender sebagai pencegah kehamilan ini sulit dilakukan pada wanita dengan periode menstruasi yang tidak teratur.

Menggunakan metode ritme. Metode ini lebih sulit diaplikasikan, karena ada perhitungan detail. Jadi, Ibu harus tahu persis siklus haid selama 6 bulan sebelumnya.

Pada prinsipnya, tidak ada metode kontrasepsi alami maupun nonalami yang memiliki ketepatan 100 persen dapat mencegah kehamilan. Meskipun sudah menggunakan kontrasepsi pun masih selalu ada kemungkinan terjadinya kehamilan. Tapi akan lebih baik jika Ibu bisa menggunakan kontrasepsi.

Apabila Ibu merasa sudah memiliki cukup anak, kontrasepsi mantap (sterilisasi) dengan cara operasi (memotong saluran indung telur) bisa menjadi bahan pertimbangan Ibu dan suami. Jadi tidak lagi perlu memikirkan alat kontrasepsi secara berkala.

Sebaiknya konsultasikan ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan tentang alat kontrasepsi apa yang paling tepat untuk Ibu. Hal ini mempertimbangkan usia Ibu, jumlah anak, kondisi medis Ibu, dan kendala lain yang mungkin ada. Semoga jawabannya membantu ya Bu.

Terima kasih.

dr Ni Komang Yeni Dhana Sari, SpOG
Dokter Spesialis Kebidanan & Kandungan RS Pondok Indah - Puri Indah

Tentang Konsultasi Kesehatan

Pembaca detikcom yang memiliki pertanyaan terkait berbagai masalah kesehatan dapat mengirimkan pertanyaan ke email redaksi@detikhealth.com dan akan dijawab oleh pakar yang kompeten. Kirimkan pertanyaan dengan subjek email "konsultasi pembaca" disertai keterangan nama, usia, dan jenis kelamin.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Seluruh identitas penanya kami jamin akan dirahasiakan.



Simak Video "Fetish Kadang Bisa Berbahaya, Bagaimana Menyembuhkannya?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT