Heboh WHN Tandingan 'WHO' Tetapkan Cacar Monyet Jadi Pandemi, Ini Faktanya

ADVERTISEMENT

Heboh WHN Tandingan 'WHO' Tetapkan Cacar Monyet Jadi Pandemi, Ini Faktanya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 24 Jun 2022 08:00 WIB
Ilustrasi cacar monyet
Heboh WHN tandingan 'WHO' tetapkan cacar monyet sebagai pandemi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/ZEEDIGN)
Jakarta -

Heboh sebuah badan atau organisasi bernama Jaringan Kesehatan Dunia atau World Health Network (WHN) menetapkan penyakit cacar monyet sebagai pandemi. Keputusan ini mencuat setelah terdapat 3.417 kasus cacar monyet yang dilaporkan di 58 negara.

"Wabah ini berkembang pesat di berbagai benua dan tidak akan berhenti tanpa tindakan global bersama. Wabah tidak akan berhenti tanpa tindakan global," tulisnya yang dikutip dari laman resmi WHN, Jumat (24/6/2022).

Keputusan WHN ini muncul menjelang pertemuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang diadakan pada 23 Juni, untuk memutuskan status wabah cacar monyet atau monkeypox itu.

Dalam pernyataannya, WHN menyebut tingkat kematian akibat cacar monyet lebih rendah dari penyakit cacar. Jika tindakan pencegahan penularan tidak segera dilakukan, mereka memprediksi jutaan orang akan meninggal dan lebih banyak lagi yang menjadi buta serta cacat.

Menurut WHN, sangat penting untuk segera menetapkan wabah cacar monyet sebagai pandemi. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyakit ini semakin meluas ke seluruh dunia.

"Tidak ada pembenaran menunggu pandemi monkeypox berkembang lebih jauh. Waktu terbaik untuk bertindak adalah sekarang. Dengan mengambil tindakan segera, kita dapat mengendalikan wabah dengan sedikit usaha, dan mencegah konsekuensi menjadi lebih buruk," kata President of New England Complex System Institute sekaligus salah satu pendiri WHN, Yaneer Bar-Yam, PhD.

Dikutip dari laman resminya, WHN merupakan jaringan kolaborasi antara tim peneliti dan warga negara yang memberdayakan tindakan untuk mempromosikan kesehatan dan mencegah bahaya. Jaringan ini bersifat independen, artinya tidak terikat dengan badan politik atau pemerintah.

Namun, pakar epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia menegaskan bahwa WHN ini tidak berwenang untuk menetapkan status pandemi pada sebuah penyakit. Menurutnya, adanya nama 'World Health' pada jaringan tersebut bukan berarti menandakan bahwa WHN adalah sebuah organisasi yang kompeten.

"Nggak ada kaitan. Hanya karena ada nama 'World Health' bukan berarti organisasi kompeten. Fenomena lahirnya organisasi tandingan juga terjadi di dunia," tegas Dicky melalui pesan singkat pada detikcom.

"Anggotanya bersifat individu, dan pernah mengeluarkan perhitungan nyeleneh sekaligus keliru tentang tren pertumbuhan monkeypox. Dan terbukti salah besar," pungkasnya.



Simak Video "Kelompok yang Direkomendasikan WHO Dapat Vaksinasi Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT