ADVERTISEMENT

Jumat, 24 Jun 2022 15:30 WIB

Jadi Patogen Paling Banyak di Kasus Dugaan Hepatitis Misterius RI, Apa Itu CMV?

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Ilustrasi anak dirawat di rumah sakit Foto: Getty Images/iStockphoto/kan2d
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat 16 kasus dugaan hepatitis akut misterius pada anak per Kamis (23/6/2022). Dari 16 kasus tersebut, empat pasien dinyatakan positif Cytomegalovirus atau CMV.

Dalam pemeriksaan PCR dan Metagenomik, Kemenkes menemukan 8 jenis virus yang terdeteksi pada 16 kasus dugaan hepatitis akut misterius.

"Kita sudah melakukan patogen pada pemeriksaan PCR dan Metanogenik pada 16 probable. Patogen paling banyak pada pasien probable adalah CMV, empat dari 15 pasien yang diperiksa atau 25 persen," kata Juru bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril dalam konferensi pers virtual terkait 'Update Penanganan COVID-19, Hepatitis Akut dan Cacar Monyet di Indonesia', Jumat (24/6).

Menanggapi temuan virus tersebut, dokter spesialis anak RSCM dr Hanifah Oswari, SpA(K) menyebut ditemukannya CMV pada 25 persen kasus probable bukan berarti menjadi penyebab utama hepatitis akut pada anak. CMV bisa menjadi koinfeksi atau infeksi terjadi secara bersamaan.

"CMV kita temukan pada 25 persen kasus probable belum berarti ini penyebabnya (hepatitis akut misterius), bisa saja ini coincident suatu kejadian yg terjadi bersama-sama. Biarpun Adenovirus dilaporkan di luar negeri, tapi mereka tidak berani menyebutkan Adenovirus penyebabnya," ujar dr Hanifah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, CMV bisa sangat berbahaya jika menjangkit bayi dan anak-anak.

"CMV ini memang cukup banyak pada bayi-bayi kecil, bisa menyebabkan bayi kuning, gangguan di otak, kerusakan di otak, kelainan di mata dan gangguan pendengaran," sambungnya.

Sementara, untuk cara penularan CMV melalui kontak erat dari pasien CMV. Untuk penyebarannya melalui cairan tubuh seperti air liur, darah, kotoran tinja atau hubungan seksual.

"Lepas dari penyebab atau bukan, CMV perlu kita waspadai pada anak kecil atau bayi atau orang-orang dengan gangguan respons imun," pungkasnya.



Simak Video "CMV di Kasus Hepatitis Akut Banyak Dialami Anak, Perlu Waspada? "
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT