ADVERTISEMENT

Sabtu, 25 Jun 2022 10:26 WIB

9 Kasus Dicurigai Cacar Monyet di RI, Satunya Terbukti Cacar Air Biasa

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
WHO Gelar Pertemuan Darurat Setelah 3.200 Lebih Kasus Cacar Monyet Terkonfirmasi Foto: ABC Australia
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI menyebut ada sembilan dugaan kasus cacar monyet yang ditelusuri. Setelah dilakukan pengecekan, semua temuan tersebut tidak terbukti terinfeksi cacar monyet.

"Kemarin yang di Singkawang ternyata setelah diklarifikasi dan dikondirmasi ternyata pasien tersebut (mengidap) varisela atau cacar air," kata juru bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril dalam konferensi pers, Jumat (24/6/2022).

Gejala cacar monyet memang sekilas mirip cacar air. Namun yang membedakan keduanya adalah keluhan yang muncul.

Cacar monyet disebabkan oleh virus monkeypox, sedangkan cacar air disebabkan oleh virus Varicella-zoster. Kasus cacar monyet umumnya akibat kontak dengan hewan yang terinfeksi, namun transmisi dari manusia ke manusia juga bisa terjadi via darah, cairan tubuh, lesi kulit atau mukosa.

Ciri-ciri khusus yang membedakan cacar air dan cacar monyet adalah pada pasien cacar monyet terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di leher 1-3 hari setelah infeksi.

Sedangkan gejala virus cacar monyet yang sangat infeksius biasanya akan muncul ruam-ruam yang dimulai dari muka, kemudian menyebar ke badan dan tangan.



Simak Video "WHO Sebut Kasus Cacar Monyet Mulai Menular ke Anak-anak"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT