ADVERTISEMENT

Sabtu, 25 Jun 2022 19:00 WIB

Data Terbaru WHO, Hanya Tersisa Omicron Jadi Varian Mengkhawatirkan

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Geneva, Switzerland - December 03, 2019: World Health Organization (WHO / OMS) Logo at WHO Headquarters Data terbaru WHO, hanya tersisa Omicron jadi varian mengkhawatirkan (Foto: Getty Images/diegograndi)
Jakarta -

Infeksi virus Corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19 masih menghantui masyarakat dunia. Status pandemi pun juga belum dicabut, menandakan bahwa siapa saja harus tetap waspada karena virus tersebut bisa menyebabkan kematian.

Seperti yang diketahui, virus Corona terus bermutasi agar bisa bertahan hidup. Bahkan, beberapa mutasinya mendapatkan perhatian tersendiri karena menimbulkan tingkat infeksi yang tinggi.

Atas kemunculan berbagai mutasi Corona, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasi nya menjadi variant of interest (VOI) dan variant of concern (VOC).

Variants of Concern

Dikutip dari laman resmi WHO, sebuah mutasi dapat dikategorikan sebagai VOC jika:

  • Mutasi menimbulkan peningkatan atau perubahan yang merugikan dalam sisi epidemiolog COVID-19
  • Terjadi peningkatan keparahan penyakit
  • Menimbulkan penurunan efektivitas vaksin, alat diagnostik, hingga tindakan kesehatan dan sosial lainnya.

Dalam data terbaru WHO, saat ini hanya tersisa satu varian yang masuk dalam kategori VOC atau varian yang mengkhawatirkan yakni varian Omicron. Varian ini merupakan pango lineage B.1.1.529.

Termasuk di antaranya, subvarian Omicron BA.1, BA.2, BA.3, BA.4, BA.5 dan garis keturunan lainnya yang muncul dengan karakteristik serupa, seperti varian XE.

"WHO menekankan bahwa garis keturunan ini harus dipantau sebagai garis keturunan yang berbeda dan dilakukan penilaian komparatif dari karakteristik virus oleh otoritas kesehatan masyarakat," tulis keterangan resmi WHO, dikutip Sabtu (25/6/2022).

Kategori Sistem Pelacakan Baru

Mengingat varian Omicron menjadi yang dominan saat ini, membuat WHO menambahkan kategori baru dalam sistem pelacakan varian yang disebut garis keturunan VOC dalam pemantauan atau VOC lineages under monitoring (VOC-LUM).

Penambahan kategori ini untuk memberikan sinyal kepada kesehatan masyarakat global bahwa, keturunan VOC memerlukan prioritas perhatian dan pemantauan.

Adapun garis keturunan Omicron yang termasuk dalam kelompok VOC-LUM:

  • BA.4: Garis keturunan BA.1 dan BA.2. Subvarian ini pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada Januari 2022.
  • BA.5: Garis keturunan BA.1 dan BA.2. Subvarian ini pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada Januari 2022.
  • BA.2.12.1: Garis keturunan BA.2. Subvarian ini pertama kali terdeteksi di Amerika Serikat pada Desember 2021.
  • BA.2.9.1§: Garis keturunan BA.2. Subvarian ini telah terdeteksi di berbagai negara sejak Februari 2022.
  • BA.2.11**: Garis keturunan BA.2. Subvarian ini telah terdeteksi di berbagai negara sejak Maret 2022.
  • BA.2.131§: Garis keturunan BA.2. Subvarian ini telah terdeteksi di berbagai negara sejak Februari 2022.


Simak Video "Sub Varian Omicron Melonjak, WHO Desak Pemerintah Tingkatkan Vaksinasi"
[Gambas:Video 20detik]
(any/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya