ADVERTISEMENT

Sabtu, 25 Jun 2022 17:00 WIB

Disorot Kemenkes RI, Begini Gejala Cacar Monyet dari Hari ke Hari

Vidya Pinandhita - detikHealth
Penyebaran Infeksi Virus Cacar Monyet Terjadi di Eropa dan AS Gejala cacar monyet dari hari ke hari. Foto: DW (News)
Jakarta -

Hingga kini, Kementerian Kesehatan RI melaporkan belum ada temuan kasus cacar monyet di Indonesia. Meski begitu, pihaknya tetap menyorot risiko masuknya wabah cacar monyet ke RI. Salah satunya, terkait risiko komplikasi pada pasien cacar monyet yang mengalami penurunan imunitas.

"Yang perlu diperhatikan apabila nanti ada yaitu komplikasi adanya infeksi sekunder atau bronkopneumonia, atau sepsis. Karena ini adalah komplikasi dari cacar monyet yang bisa terjadi khususnya bagi orang yang sedang imunitas turun atau komorbid," ujar juru bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril dalam konferensi pers virtual terkait 'Update Penanganan COVID-19, Hepatitis Akut dan Cacar Monyet di Indonesia', Jumat (24/6/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Syahril menjabarkan gejala cacar monyet dari hari ke hari yang terbagi dalam dua periode yakni periode masa invasi (0-5 hari) dan masa erupsi (1-3 hari).

1. 0-5 Hari Masa Invasi

Pada masa ini, yakni 0-5 hari pertama, timbul gejala berupa demam tinggi, sefalgia berat, limfadenopati, myalgia, dan astenia

"Inkubasinya cacar monyet ini 5-13 hari atau sampai 21 hari. Ada 2 periode masa invasi sampai 5 hari. Ini yang khas yaitu demam tinggi, sakit kepala yang berat, dan ada benjolan pembesaran kelenjar limfa atau limfadenopati di leher, kemudian di ketiak atau selangkangan, dan ada sakit-sakit otot termasuk pegal-pegal," beber Syahril.

2. 1-3 Hari Masa Erupsi

Pada masa ini, yakni 1-3 hari pasca demam terjadi ruam pada kulit. Ruam paling banyak terjadi pada wajah sebesar 95 persen, pada telapak tangan dan kaki 75 persen, pada mukosa 70 persen, pada alat kelamin 30 persen, dan selaput lendir mata 20 persen.

"Cacar monyet ini sembuh sendiri atau self limiting disease. Setelah 2-4 minggu setelah masa inkubasinya selesai, penyakit ini akan sembuh sendiri jadi tidak terlalu berat," terang Syahril.

"Dari negara tadi yang melaporkan, hanya 10 persen yang dirawat di rumah sakit dan sampai saat ini juga belum ada kematian dari kasus yang sudah dilaporkan tadi. Sehingga kita tetap tenang, jangan panik, tapi tetap waspada karena ini sangat menular dan membuat nggak nyaman bagi kita semua," pungkasnya.



Simak Video "3 Fase yang Dialami Pasien Terinfeksi Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya