ADVERTISEMENT

Senin, 27 Jun 2022 20:49 WIB

Vaksin Merah Putih Unair Ditargetkan untuk Anak Usia Berapa?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Vaksin Merah Putih adalah vaksin buatan Indonesia. Vaksin Merah Putih merupakan wujud kemajuan dan kemandirian bangsa dalam penanganan virus COVID-19. Foto: Dok Humas Unair
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menyetujui pelaksanaan uji klinis Vaksin Merah Putih ke fase ketiga. Nantinya, Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Universitas Airlangga ini kan ditargetkan untuk vaksinasi anak dan juga booster.

Jika sudah rampung, vaksin ini akan diprioritaskan untuk anak usia berapa?

Menanggapi ini, peneliti utama vaksin Merah Putih Universitas Airlangga (Unair) dr Dominicus Husada mengatakan vaksin ini akan diarahkan untuk usia remaja dan anak-anak.

"Umur berapa? Kita belum tentukan sekarang, karena ada banyak metode untuk memulainya," beber dr Dominicus dalam konferensi pers Kick Off Uji Klinik Fase 3 Vaksin Merah Putih, Senin (27/6/2022).

"Nanti kita akan putuskan ketika diskusi sudah lebih matang," lanjutnya.

Terkait vaksinasi booster, dr Dominicus juga masih menunggu hasil dari uji klinis fase ketiga nanti. Diharapkan, vaksin ini bisa segera selesai dalam waktu enam bulan.

Bagaimana efek sampingnya?

Sejauh ini, tidak ditemukan adanya efek samping yang serius pada penerima vaksin Merah Putih dalam uji klinik fase I dan fase II. Kepala BPOM Penny K Lukito berharap data uji klinis fase ketiga ini bisa didapatkan dalam waktu cepat, sehingga bisa didaftarkan secara internasional.

"Harapan kami juga vaksin ini bisa didaftarkan dalam WHO emergency use listing (EUL) kemudian nanti juga tentunya ke depan tidak hanya menjadi alternatif vaksin COVID-19 pilihan di Indonesia, tapi juga menjadi produk ekspor mungkin," jelas Penny.



Simak Video "Skema Uji Klinis Fase 3 Vaksin Merah Putih Unair"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT