ADVERTISEMENT

Rabu, 29 Jun 2022 15:00 WIB

Penyebab Wanita Cimahi Viral Kena Skoliosis, Badan Kaku Kaya Robot

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Viral wanita asal Cimahi, Bandung, mengidap skoliosis 44 derajat hingga akhirnya berhasil sembuh. Foto: Tangkapan layar: SS Viral (atas izin yang bersangkutan)
Jakarta -

Viral wanita asal Bandung, Cimahi, bercerita awal mula dirinya terkena skoliosis 44 derajat. Ia mengaku badannya terasa kaku seperti robot.

Siapa sangka, pemilik akun TikTok @TantiSriHaryati kini bisa kembali menjalani aktivitas seperti biasa, bahkan rutin ngegym seperti weight lifting atau mengangkat beban. Sebelumnya, ia didiagnosa skoliosis 2018 silam dan memerlukan operasi.

Apa Penyebabnya?

Kepada detikcom, Tanti bercerita skoliosis yang dialami termasuk jenis idiopatik. Idiopatik merupakan satu dari tiga jenis skoliosis tulang belakang yang membentuk seperti kurva abnormal. Penyebabnya hingga kini belum diketahui secara pasti.

Namun, umumnya jenis skoliosis ini memiliki kaitan dengan riwayat keluarga, dan anak perempuan delapan kali lebih sering mengalaminya ketimbang laki-laki.

"Idiopatik kak, jadi nggak ada penyebabnya. Kalau kata dokter jadi betul-betul kelainan saat masa pertumbuhan," bebernya saat dihubungi Rabu (30/6/2022).

Awal Mula Operasi

"Aku harus operasi ditanam pen titanium di tulang belakang," tuturnya dalam video viral, dikutip atas izin yang bersangkutan Rabu (30/6/2022).

Tujuannya, agar tulang belakang tetap pada posisi yang seharusnya sehingga proses pembentukan tulang saat penyembuhan berjalan dengan baik. Pasca operasi, butuh tiga minggu untuk dirinya kembali pulih.

Meski begitu, Tanti menyebut butuh waktu berbulan-bulan tubuhnya kembali 'normal', sehingga ia bisa rutin melakukan olahraga gym. Pasca sembuh, ia menjalani olahraga gym hingga kini, selama kurang lebih 1,5 tahun.

Kesembuhan Tanti mendadak jadi harapan beberapa pasien skoliosis lainnya. Salah satu netizen berkomentar dalam video TikToknya, mengaku menjadi pengidap skoliosis berat.

"Aku skoliosis sudah parah juga, tapi masih takut nggak berani buat operasi," komentar netizen tersebut.

Tanti berpesan, operasi sangat penting dilakukan untuk mempercepat penyembuhan dan menghindari risiko skoliosis semakin parah. Terlebih sebelumnya, lengkungan tulang belakang Tanti sudah berada di 44 derajat.

"Jangan takut operasi, alhamdulillah aku masih sehat-sehat saja. Demi ke depannya juga, supaya nggak makin parah derajatnya," kata Tanti.



Simak Video "Konten Negatif Kok Cenderung Mudah Viral?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya