ADVERTISEMENT

Kamis, 30 Jun 2022 11:32 WIB

Soroti Lonjakan Kasus COVID-19 di Indonesia, Pakar IDI: Alerta!

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
DKI Jakarta jadi provinsi penyumbang kasus aktif COVID-19 terbanyak di Indonesia. Guna cegah penyebaran Corona, kawasan Bundaran HI pun disemprot disinfektan. Pakar IDI soroti lonjakan kasus Corona di Indonesia. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia Prof Zubairi Djoerban meminta kewaspadaan tinggi usai angka positivity rate COVID-19 tercatat meningkat signifikan. Berdasarkan data Satgas COVID-19 per Rabu (29/6/2022), angka positivity rate menggunakan parameter tes PCR memang berada di 10,16 persen.

Naik dari hari sebelumnya, Selasa (28/6) yakni positivity rate PCR di 9,73 persen. Seperti diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan batas aman positivity rate di 5 persen, jika melampaui batas tersebut penularan COVID-19 dinyatakan relatif tinggi.

"ALERTA! Mari berharap kenaikan kasus Covid-19 ini tidak mengakibatkan peningkatan yang berkelanjutan di Indonesia, termasuk kasus aktif," terang Prof Zubairi dalam akun Twitter pribadinya, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan, Kamis (30/6/2022).

Di sisi lain, Prof Zubairi juga menyoroti kasus aktif COVID-19 yang sudah melampaui 15 ribu orang. Artinya, jumlah pasien yang memerlukan perawatan di RS dan isolasi mandiri kembali meningkat. Bahkan per Rabu (29/6/2022) ada 16.174 kasus aktif.

Catatan pasien COVID-19 rawat inap di Wisma Atlet Kemayoran juga kembali melebihi 100 kasus, usai di awal Mei sebelumnya berhasil menekan kasus sangat rendah hingga tersisa dua orang yang dirawat. Belakangan, jumlah kasus Omicron baru BA.4 dan BA.5 mendekati 800 orang.

Ada 739 kasus yang diidentifikasi, DKI Jakarta mencatat 80 persen dari total kasus didominasi kedua varian baru tersebut.

"Jumlah pasien di Wisma Atlet sebanyak 110 pasien. Positivity rate lebih dari 10 persen," terang dia.

Prof Zubairi meminta publik atau masyarakat untuk mengetatkan protokol kesehatan khususnya pemakaian masker di dalam maupun luar ruangan. Warga yang belum divaksinasi, diminta untuk segera melengkapi vaksin COVID-19 dengan tambahan booster.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya