ADVERTISEMENT

Jumat, 01 Jul 2022 17:00 WIB

Cegah Virus PMK, Begini Cara yang Tepat Mengolah Daging Qurban

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Syarat hewan kurban perlu diketahui jelang Idul Adha 2022. Sehubungan adanya wabah PMK, MUI pun mengeluarkan fatwa terkait pelaksanaan ibadah kurban terbaru. Waspada wabah PMK menjelang hari raya Idul Adha. (Foto: Charolin Pebrianti/detikcom)
Jakarta -

Menjelang hari raya Idul Adha pada 10 Juli mendatang, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menyerang hewan ternak. Hingga saat ini, wabah PMK ini telah menyebar di 19 provinsi di Indonesia.

Namun, Fatwa MUI Nomor 32 Tahun 2022 menjelaskan ciri hewan yang masih sah dijadikan sebagai hewan kurban. Hewan yang memiliki gejala klinis ringan, seperti lepuh ringan pada celah kuku, kondisi lesu, tidak nafsu makan, serta mengeluarkan air liur berlebih, masih sah untuk dikurbankan.

Tetapi, bagaimana cara mengolah daging kurban untuk mencegah wabah PMK ini?

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementan drh Syamsul Ma'arif, MSi, mengungkapkan ada perlakuan khusus yang perlu dilakukan setelah hewan itu dipotong. Ia mengatakan virus penyebab wabah PMK ini bisa bertahan hingga 50 hari, jika terkena air.

"Virus ini kalau terkena air akan tahan selama 50 hari di daging," beber drh Syamsul dalam diskusi virtual BNPB, Jumat (1/7/2022).

Maka dari itu, drh Syamsul memberikan beberapa tips yang tepat untuk mengolah daging kurban, yakni:

1. Daging yang didapatkan jangan dicuci. Jika ingin dimasak, dianjurkan untuk langsung direbus.

2. Jika merasa daging tersebut kotor, rebus selama beberapa menit. Ini dilakukan sebagai proses pencucian daging. Lalu, buang airnya.

"Kalau umpamanya kotor (daging kurban), ya mungkin buang airnya dulu. Jadi direbus itu beberapa menit untuk sekedar mencucinya," kata drh Syamsul.

"Jadi, paling tidak virus itu sudah mati dalam suhu 50 derajat celsius. Itu sudah cukup untuk mematikan virus," lanjutnya.

3. Jika belum mau diolah, saat daging didapatkan langsung disimpan di suhu kulkas. Setelah 24 jam baru dibekukan di freezer.

"Ini sekedar saran. Jika merasa daging itu kotor, rebus dan buang airnya. Kemudian baru bisa diolah," pungkasnya.



Simak Video "KuTips: Penting! 4 Cara Tepat Mengolah Daging Saat Darurat PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT