Asfiksia Autoerotik, Mencari Kepuasan Seksual Lewat Cara Berbahaya

ADVERTISEMENT

Asfiksia Autoerotik, Mencari Kepuasan Seksual Lewat Cara Berbahaya

Firdaus Anwar - detikHealth
Sabtu, 02 Jul 2022 17:08 WIB
Ilustrasi bunuh diri
Foto: Dok.Detikcom
Jakarta -

Asfiksia autoerotik disebut dilakukan beberapa orang untuk meningkatkan kepuasan seksualnya. Ini adalah tindakan yang berbahaya karena dilakukan dengan cara memotong suplai oksigen ke otak.

Dikutip dari Diagnostic and Statistical Manual of the American Psychiatric Association, asfiksia autoerotik termasuk dalam kelompok parafilia atau penyimpangan seksual. Biasanya pengidap asfiksia autoerotik akan mendapatkan kepuasan seksual yang lebih bila dicekik.

Karena hal tersebut, asfiksia autoerotik disebut ahli rawan berujung pada kematian yang tidak disengaja. Ketika otak tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup, sel-sel yang ada dapat mulai mengalami kerusakan.

Kejadian kematian karena asfiksia autoerotik bisa dibedakan dari kasus bunuh diri lewat beberapa ciri-ciri khusus. Misalnya saja tanda-tanda aktivitas seksual masturbasi pada korban.

"Seringnya akan ada bukti aktivitas seksual, misalnya kelamin terbuka bebas dengan materi pornografi di dekatnya," kata peneliti R.W. Byard seperti dikutip dari Encyclopedia of Forensic and Legal Medicine 2016, Sabtu (2/7/2022).



Simak Video "Indonesia Dihantui Resesi Seks, Enggan Menikah dan Punya Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT