ADVERTISEMENT

Sabtu, 02 Jul 2022 13:02 WIB

Kematian Tak Naik meski Omicron Merebak, Tanda Warga RI Sudah Kebal Corona?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Vakinasi massal lanjutan atau dosis ketiga mulai gencar dilakukan. Salah satunya di Kota Bekasi, tepatnya di Stadion Patriot Candrabhaga. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Seiring merebaknya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Satgas Penanganan COVID-19 menyebut dalam sebulan terakhir 99 persen kasus COVID-19 yang dilaporkan RI merupakan infeksi varian Omicron. Namun, temuan tersebut tak memicu perbaikan angka kematian akibat COVID-19. Pertanda warga RI sudah kebal Corona?

"Berdasarkan data dari GISAID bahwa dalam satu bulan terakhir sebanyak lebih dari 99 persen varian yang dilaporkan dari Indonesia adalah varian Omicron termasuk kedua varian tersebut," ujar Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam siaran langsung 'Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia per 1 Juli 2022', Jumat (1/7/2022).

"Secara geografis, persebaran varian Omicron ini cukup merata baik di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi," sambungnya.

Warga RI Diyakini Punya 'Hybrid Immunity'

Seiring temuan tersebut, Prof Wiku melaporkan angka keterisian rumah sakit darurat COVID-19 meningkat. Namun begitu menurutnya, varian Omicron tidak menimbulkan kenaikan kasus kematian akibat COVID-19. Diyakini, masyarakat Indonesia sudah memiliki 'hybrid immunity' yang diperoleh dari dua hal, yakni vaksinasi COVID-19 dan infeksi alamiah virus Corona.

"Selain itu terjadi tren kenaikan keterisian tempat tidur di rumah sakit darurat COVID Wisma Atlet. Namun, rata-rata dampak varian Omicron ini terpantau tidak menimbulkan angka kematian yang tinggi di berbagai negara," terang Prof Wiku.

"Ilmuwan berpendapat bahwa hal ini karena adanya 'hybrid immunity' yang ditimbulkan baik karena vaksinasi maupun infeksi COVID-19 yang dialami sebelumnya. Berkaca dari hal ini, pemerintah Indonesia berusaha tetap optimal dalam melakukan seluruh upaya pengendalian baik melalui vaksinasi maupun protokol kesehatan," pungkasnya.

Sebagai catatan, data terakhir pada Jumat (1/7) menunjukkan Indonesia mencatat 2.049 kasus baru COVID-19. Angka itu dibarengi 1.921 kasus sembuh dan 3 pasien meninggal akibat COVID-19.

Simak Video 'Indonesia Didominasi Varian Omicron, Termasuk BA.4-BA.5':

[Gambas:Video 20detik]



(vyp/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya