ADVERTISEMENT

Senin, 04 Jul 2022 14:01 WIB

Annisa Pohan Jalani Kuret ERPOC Usai Keguguran, Prosedur Apa Itu?

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Annisa Pohan keguguran di kehamilan kedua. Foto: Instagram/@annisayudhoyono
Jakarta -

Istri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan, membagikan kabar duka. Ia diketahui mengalami keguguran lantaran janin yang dikandungnya tidak berkembang.

"Namun Qadarullah, mungkin Allah punya rencana lain yang lebih baik. Kehamilan saya dinyatakan tidak berkembang di usia 7 minggu, ukuran baby-nya terlalu kecil dan tidak ada detak jantungnya, sehingga tidak dapat dipertahankan," tulis Annisa dalam akun Instagram pribadinya, dikutip dari detikHOT, Senin (4/7/2022).

Pihak dokter pun menyarankan Annisa segera melakukan prosedur ERPOC atau Evacuation Retained Products of Conception.

"Saran dokter agar segera dikeluarkan dan dibersihkan dengan sistem ERPOC (serupa dengan kuret bahasa umumnya), dan telah dilakukan kemarin 2 Juli 2022," tambahnya.

Lantas, apa itu prosedur ERPOC yang serupa dengan kuret, dilakukan oleh Annisa Pohan?

Apa itu ERPOC?

Dikutip dari National Health Security, Retained Products of Conception atau RPOC adalah jaringan yang tertinggal dalam rahim setelah masa kehamilan berakhir. Jaringan tersebut biasanya berasal dari plasenta, yang merupakan organ tempat berkembangnya rahim.

Sementara, ERPOC merupakan prosedur yang dilakukan untuk melakukan pengangkatan RPOC.

  • Prosedur RPOC umumnya dilakukan karena beberapa alasan, antara lain:
  • Aborsi (mengakhiri masa kehamilan)
  • Kelahiran caesar (C-section)
  • Keguguran
  • Persalinan pervaginam

Operasi ERPOC umumnya dilakukan selama kurang lebih 5 sampai 10 menit. Tetapi pasien diperlukan waktu beberapa jam untuk pemulihan.



Simak Video "Kata Dokter Saraf soal Kaitan Flashlight ''Pengabdi Setan 2'' dengan Epilepsi"
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT