ADVERTISEMENT

Kamis, 07 Jul 2022 14:30 WIB

WHO Soroti Temuan Varian Omicron Baru BA.2.75 di India, Ini Wanti-wantinya

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Geneva, Switzerland - December 03, 2019: World Health Organization (WHO / OMS) Logo at WHO Headquarters Foto: Getty Images/diegograndi
Jakarta -

Dalam beberapa minggu terakhir, kasus COVID-19 di dunia mengalami peningkatan akibat subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Belum melandai, kini muncul laporan soal Omicron baru BA.2.75.

Dalam pemaparan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai kasus COVID-19, India disebut menjadi negara pertama yang melaporkan temuan subvarian Omicron BA.2.75.

"Di Eropa dan Amerika, subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 menimbulkan gelombang baru. Kemudia di India, telah ditemukan subvarian baru BA.2.75 yang saat ini sedang kami monitor," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikutip dari situs resmi WHO, Kamis (7/7/2022).

Munculnya subvarian baru tersebut, WHO memberikan beberapa rekomendasi seperti meminta seluruh masyarakat dunia untuk segera menerima suntikan vaksin COVID-19 dosis ketiga atau booster terutama bagi kelompok rentan. Ini sebagai upaya pencegahan keparahan penyakit.

Tak hanya itu, WHO secara spesifik meminta perusahaan farmasi Pfizer segera mendistribusikan obat COVID-19 ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Permintaan ini sebagai usaha WHO untuk menyelamatkan banyak nyawa.

"Saya meminta Pfizer untuk bekerja sama dengan lembaga kesehatan dan negara, untuk memastikan antivirus oral terbarunya tersedia dengan cepat serta efektif," tulis keterangan Thedros.

Dengan perkembangan subvarian Omicron yang tak menentu, WHO meminta masyarakat dunia untuk tetap waspada dengan peningkatan kasus COVID-19. Ia meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Jika Anda berada di tempat ramai atau di dalam ruangan dengan ventilasi buruk, gunakan masker. Jika Anda sakit, tetap berada di rumah," tegasnya.



Simak Video "Seputar Omicron 'Centaurus' BA.2.75 yang Sudah Masuk Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya