ADVERTISEMENT

Sabtu, 09 Jul 2022 05:00 WIB

Round Up

5 Fakta Penembakan Shinzo Abe, Perdarahan dan Luka Jantung yang Mematikan

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
A man who is believed to be former Japanese Prime Minister Shinzo Abe is carried on a stretcher as he arrives at a hospital in Kashihara, Nara Prefecture, western Japan, July 8, 2022 in this photo taken by Kyodo. Kyodo via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. MANDATORY CREDIT. JAPAN OUT. NO COMMERCIAL OR EDITORIAL SALES IN JAPAN     TPX IMAGES OF THE DAY Shinzo Abe meninggal setelah mengalami luka tembak yang fatal (Foto: Reuters)
Jakarta -

Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengalami luka tembak yang mematikan. Nyawanya tak dapat terselamatkan usai mengalami henti jantung dan perdarahan hebat, meski sempat ditangani tim dokter di Nara Medical University Hospital.

Shinzo Abe tengah menyampaikan pidato di Kota Nara, dekat Kyoto, saat seseorang melepas tembakan dari jarak dekat. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi cardiopulmonary arrest atau henti jantung.

Berbicara tentang luka tembak, dokter bedah jantung dari Siloam Hospitals Jantung Diagram, dr Heston G B Napitupulu, SpBTKV(K)-D, menjelaskan bahwa peluru yang mengenai jantung bisa berdampak sangat fatal. Terutama, jika luka tersebut memicu perdarahan hebat.

"Kalau kena ke jantungnya, dan sampai bolong, harusnya sih darahnya sudah keluar semua sih. Akan meninggal kalau jantungnya sudah bolong," jelas dr Heston, ditemui detikcom, Jumat (8/7/2022).

Beberapa fakta yang terangkum tentang penembakan Shinzo Abe terangkum sebagai berikut:

1. Perdarahan hebat

Dokter yang menangani Shinzo Abe, Hidetada Fukushima, menjelaskan kondisi mematikan yang dialami perdana menteri terlama Jepang tersebut. Menurutnya, peluru yang menerjang tubuhnya memicu kerusakan serius hingga jantungnya berlubang.

"Dia mengalami cardiopulmonary arrest di tempat kejadian peristiwa," jelasnya.

Meski mengalami henti jantung di TKP, tidak berarti Shinzo Abe meninggal di tempat. Ia sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal akibat perdarahan hebat.

2. Luka tembak di depan

Menurut dr Fukushima, ada sejumlah luka tembak di tubuh Shinzo Abe. Seperti dikutip dari NHK, ada 2 luka tembak di pangkal leher dan 1 luka di bagian atas area dada, dekat bahu. Disebutkan, luka tembak diyakini dari arah depan.

3. Melukai jantung

Dampak luka tembak yang dialami Shinzo Abe menyebabkan luka besar di dinding jantung. Luka tersebut memicu perdarahan hebat sehingga akhirnya nyawa Shinzo Abe tak dapat diselamatkan.

NEXT: Tak ditemukan peluru di tubuh Shinzo Abe meski jantungnya terluka.

Selanjutnya
Halaman
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT