ADVERTISEMENT

Sabtu, 09 Jul 2022 11:00 WIB

Cara Aman Santap Daging saat Idul Adha Biar Bebas Kolesterol Tinggi

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
Olahan daging kurban Cara aman menyantap daging kurban saat Idul Adha. (Foto: iStock/detikvisual)
Jakarta -

Idul Adha merupakan salah satu hari raya yang ditunggu-tungu bagi umat Islam. Pasalnya, pada hari raya tersebut ada tradisi menyantap daging kurban yang umumnya berupa sapi, kambing, ataupun domba.

Namun, permasalahan muncul bagi mereka yang memiliki kadar kolesterol tubuh yang tinggi atau memiliki risiko kolesterol tinggi. Mereka khawatir jika terlalu banyak mengonsumsi daging-daging tersebut dapat memicu kolesterol tubuh menjadi naik.

Ahli gizi masyarakat, dr Tan Shot Yen, mengungkapkan bahwa konsumsi daging kurban diperbolehkan untuk siapa saja, asal tetap bijak dalam mengonsumsinya dan tidak berlebihan.

"Alangkah lebih baik jika daging kurban ini diolah dengan cara yang lebih body friendly, artinya adalah dibandingkan Anda menyalahkan daging kurbannya lebih baik anda cek bagaimana cara mengolah daging kurban yang baik," ucap dr Tan pada sesi e-life, Jumat (8/7/22).

dr Tan juga menyarankan agar masyarakat untuk mengonsumsi daging kurban secukupnya dan tidak berlebihan.

"Ketika berbicara secukupnya, maka porsi makan setiap orang akan berbeda. Takaran secukupnya bisa menggunakan ukuran telapak tangan sendiri, besar dan tebalnya itu seukuran telapak tangan dalam satu kali makan, itu cukup," kata dr Tan.

"Tapi perlu diingat, konsumsi daging kurbannya udah cukup, nasinya juga jangan terlalu banyak, ga baik juga," sambungnya.

Tak hanya itu, dr Tan juga menyarankan sebaiknya masyarakat mengolah daging kurban menggunakan bumbu nusantara yang kaya akan rempah.

"Olahannya lebih baik pake olahan nusantara saja karena kan masakan nusantara kaya akan rempah. Selain memberikan aroma, rempah-rempah yang dipakai juga kaya akan antioksidan yang baik bagi tubuh," pungkasnya.



Simak Video "Saran Ahli Gizi Jika Kalap Makan Daging Kurban"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT