ADVERTISEMENT

Minggu, 10 Jul 2022 06:00 WIB

RS Sanglah Laporkan Penis Patah ke Jurnal Medis, Kenapa Disebut Langka?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
banana with open skin in the tossed state on a dark background Dokter urologi RS Sanglah melaporkan kasus langka penis patah (Foto: Getty Images/iStockphoto/Albert Yarullin)
Jakarta -

Dokter urologi dari RS Sanglah Bali dan Dr Soetomo Surabaya melaporkan kasus langka penis patah di jurnal internasional. Apa sih yang membuatnya disebut langka?

Kasus penis patah yang dilaporkan dialami oleh pria 44 tahun yang masuk rumah sakit dengan keluhan nyeri hebat dan pembengkakan penis. Dilaporkan, pasien mengalami 'crack' saat bercinta dengan posisi woman on top alias wanita di atas.

Dalam publikasinya di International Journal of Surgery Case Reports, tim dokter menyebut pasien mengalami robekan sebesar 3 cm di kedua corpus covernosum, yakni rongga yang banyak teraliri darah saat ereksi.

Kerusakan yang terjadi sekaligus di kedua bagian ini, atau bicorpora, disebut sebagai kasus langka yang hanya ditemukan pada 5-14 persen kasus penis patah. Nah yang bikin lebih langka adalah, kasus ini juga disertai dengan kerusakan pada corpus spongiosum.

"Kombinasi dari keduanya, insiden rusaknya kedua corpus covernosum dan corpus spongiosum yang dikaitkan dengan gangguan urethra hanya ditemukan pada 9-20 persen dari semua kasus penis patah," tulis laporan tersebut.

Laporan ilmiah ini juga menyebut beberapa posisi bercinta yang paling rentan memicu penis patah. Salah satunya adalah doggy style yang dikaitkan dengan fraktur ganda pada 10 persen pasien penis patah.

"Sebuah penelitian menyebut patah penis biasanya terjadi ketika wanita berada pada posisi superior. Ini terjadi ketika seluruh berat badan mendarat di penis yang ereksi atau ketika penis yang ereksi menabrak perineum (area antara dubur dengan vagina) wanita," tulis laporan tersebut.

Saksikan juga Sudut Pandang minggu ini: Jalur Maut Perlintasan Kereta.

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT