ADVERTISEMENT

Minggu, 10 Jul 2022 12:00 WIB

Catat Saran Ahli Gizi soal Cara Masak Daging Kurban agar Bebas PMK

Vidya Pinandhita - detikHealth
5 Cara Alami Mengempukkan Daging Kurban Agar Lembut Saat Dikunyah Ilustrasi cara mengolah daging kurban agar bebas dari risiko penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Foto: Getty Images/iStockphoto/Gia Gusrianto
Jakarta -

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan kini menyebar seiring perayaan Idul Adha 1443 H. Menanggapi itu, masyarakat diminta untuk melakukan pengawasan terhadap kondisi hewan kurban. Di samping itu, terdapat langkah yang bisa diupayakan untuk menekan risiko penyebaran PMK dari konsumsi daging kurban. Di antaranya, terkait cara pengolahan masakan daging.

Ahli gizi masyarakat, dr Tan Shot Yen, menjelaskan PMK adalah penyakit yang berada pada selaput lendir hewan. Maka itu, ia menyarankan masyarakat untuk tidak mengkonsumsi cingur atau moncong sapi lebih dulu seiring merebaknya wabah PMK kini.

"PMK itu adalah penyakit yang berada di dalam selaput lendir dari hewan yang bersangkutan. Jadi ini tantangan bagi orang-orang Jawa Timur suka makan rujak cingur," terangnya dalam siaran e-Life detikcom, Jumat (8/7/2022).

"Jadi nanti kalau ada pembagian hewan kurban tolong berhenti dulu makan cingur. Kita hanya menerima dagingnya, kalau bisa jeroannya juga jangan," sambungnya.

Pastikan Masak hingga Matang

Lebih lanjut menurutnya, masyarakat bakal aman dari risiko penularan PMK selama daging dimasak hingga benar-benar matang. Untuk mencapai kematangan yang baik, dr Tan menyarankan daging diolah dan dipotong dalam ukuran kecil-kecil sebelum dimasak.

"Dagingnya juga harus dimasak dengan baik, matang. Pastikan dagingnya sebaiknya dipotong lebih kecil. Jadi jangan bongkahan-bongkahan besar lalu kemudian di luarnya agak matang tapi tengahnya sebetulnya kurang matang," jelasnya.

"Jadi memasak daging kurban itu dalam pengertian dagingnya kalau dimasak dengan cara yang matang Insha Allah itu baik-baik saja," pungkas dr Tan.



Simak Video "Ini Tata Cara Vaksinasi PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT