ADVERTISEMENT

Minggu, 10 Jul 2022 09:00 WIB

Leher Tegang Setelah Makan Daging Kurban, Betulan Gegara Kolesterol Naik?

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
Hukum makan daging hewan kurban sendiri Foto: iStock
Jakarta -

Tradisi di dalam perayaan Idul Adha yang seolah tidak boleh terlewat adalah mengonsumsi daging kurban. Banyak dari orang-orang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi takut untuk mengonsumsi daging kurban karena ada mendatangkan gejala kolesterol naik.

dr Tan Shot Yen selaku ahli gizi masyarakat menjelaskan bahwa kolesterol naik tidak memiliki gejala fisik. Hal tersebut kerap menjadi kekeliruan di masyarakat.

"Leher menegang, bahu pegel itu bukan gejala dari naiknya kolesterol. Ingat yah kolesterol tinggi itu tidak memiliki gejala fisik," jelasnya pada detikcom dalam program e-Life, Jumat (8/7/2022).

dr Tan justru menyarankan untuk mengecek tensi darahnya ketika memiliki gejala leher menegang dan bahu pegal. Hal itu bisa jadi merupakan gejala dari hipertensi.

"Mending cek tensinya deh, siapa tau malah tensinya yang tinggi karena penyakit hipertensi lebih bergejala dibandingkan kolesterol," ucap dr Tan.

dr Tan juga menjelaskan bahwa kolesterol tidak akan langsung membaik saat itu juga ketika seseorang mengonsumsi obat kolesterol. Obat kolesterol harus dikonsumsi secara rutin agar memberikan efek pada tubuh.

"Obat kolesterol bukan tipe obat yang sekarang dikonsumsi besoknya langsung baik, obat-obatan yang fungsinya untuk mengendalikan penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes, kolesterol itu harus dikonsumsi rutin," tutur dr Tan.

"Lebih baik ambil tindakan preventif, yaitu dengan mengonsumsi makanan yang dapat memicu kolesterol naik secara bijak," pungkasnya.



Simak Video "Saran Ahli Gizi Jika Kalap Makan Daging Kurban"
[Gambas:Video 20detik]
(Afif Ahmad Rifai/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT