ADVERTISEMENT

Senin, 11 Jul 2022 05:34 WIB

RS Sanglah Laporkan Penis Patah, 2 Posisi Seks Ini Jadi Pemicu Terbanyak

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
banana with open skin in the tossed state on a dark background Penis patah (Foto: Getty Images/iStockphoto/Albert Yarullin)
Jakarta -

Dokter urologi dari RS Sanglah, Bali, melaporkan kasus langka penis patah di jurnal internasional. Beberapa variasi posisi bercinta dikaitkan dengan kasus serupa, salah satunya woman on top seperti yang terjadi dalam kasus ini.

Dalam laporan di International Journal of Surgery Case Reports, disebutkan pasien 44 tahun ini mengalami patah penis saat bercinta dengan posisi woman on top. Posisi ini dikenal juga dengan istilah 'cowgirl', kebalikan dari missionary.

Trauma ekstrem yang terjadi saat melakukan posisi ini memicu cedera pada corpus cavernosum, bagian penis yang banyak teraliri darah saat ereksi. Cedera ini juga melukai uretra atau saluran kemih, kasus langka yang hanya terjadi pada 3 persen pasien trauma penis.

Peneliti menyebut dalam laporan ini, beberapa pisisi bercinta memang rentan memicu cedera penis. Salah satunya adalah doggy style, posisi yang cukup populer, dilakukan dengan wanita membelakangani pasangannya.

"Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa doggy style menyebabkan patah (penis) ganda pada 67 pasien (10 persen)," tulis laporan tersebut.

Posisi woman on top seperti dilakukan pasien dalam kasus ini juga merupakan salah satu pemicu utama penis patah. Dokter menggambarkannya sebagai posisi dengan wanita pada posisi superior.

"Ini karena seluruh berat badan mendarat di penis yang sedang ereksi atau ketika penis yang ereksi membentur perineum (area di antara dubur dan vagina)," jelas peneliti dalam laporan tersebut.



Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT