ADVERTISEMENT

Rabu, 13 Jul 2022 18:16 WIB

Wanti-wanti Satgas Saat Kasus Harian COVID Dekati 4 Ribu, Awas Reinfeksi!

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Prof. Wiku Adisasmito Foto: dok. Satgas COVID-19
Jakarta -

Pada Rabu (13/7/2022), Indonesia mencatat penambahan kasus baru COVID-19 sebanyak 3.822. Angka ini merupakan kenaikan kasus harian terbanyak sejak akhir Mei 2022.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyatakan kenaikan kasus ini menjadi sinyal waspada karena itu berarti tingkat penularan di masyarakat meningkat.

"Adanya peningkatan kasus dan positivity rate perlu kita waspadai karena artinya tingkat penularan di tengah masyarakat meningkat," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (13/7/2022).

Selain itu, ia menegaskan kembali imbauan Presiden Joko Widodo yang menyarankan masyarakat kembali menggunakan masker. Prof Wiku menyatakan potensi reinfeksi atau tertular kembali pada gelombang COVID-19 saat ini cukup tinggi.

"Pada perayaan Idul Adha 10 Juli kemarin Presiden Jokowi menegaskan kembali pentingnya masker, hal ini semata-mata demi keselamatan kita di tengah virus," ucapnya.

"Nyatanya data dan fakta menunjukkan bahwa orang yang tidak melakukan hal tersebut (protokol kesehatan) dapat kembali tertular walaupun sudah divaksin booster," sambungnya.

Prof Wiku menjelaskan reinfeksi COVID-19 bisa terjadi pada semua orang bahkan yang telah di booster. Menurutnya, terutama terjadi pada mereka yang telah mendapatkan vaksin namun tidak menuruti protokol kesehatan.

Kelompok rentan seperti lansia dan komorbid juga rentan mengalami reinfeksi.

"Ditemukannya reinfeksi atau breakthrough infection, bahkan setelah divaksin bisa terjadi pada semua orang, terutama yang rentan seperti orang komorbid dan lansia," ucap Prof Wiku.

Namun, Prof Wiku menegaskan vaksin penting dilakukan terutama dosis booster karena memiliki 3 manfaat yaitu, mencegah kita terinfeksi, mencegah keburukan gejala, dan mengurangi virus dalam tubuh agar tidak menularkan.



Simak Video "Kondisi Covid-19 Sejumlah Negara di Tengah Wacana Akhir Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT