ADVERTISEMENT

Kamis, 14 Jul 2022 15:30 WIB

Kasus Melonjak, Kenali Gejala COVID-19 Saat Bangun Tidur

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Alasan lapar saat bangun tidur Foto: Getty Images/vgajic
Jakarta -

Kasus COVID-19 terus meningkat secara signifikan tidak hanya di Indonesia, melainkan secara global. Salah satu gejala yang dilaporkan secara konsisten adalah fatigue atau kelelahan yang bertahan lama, bahkan setelah infeksi hilang.

Temuan tersebut berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan platform interaktif daring asal Inggris, Your COVID Recovery. Disebutkan bahwa gejala kelelahan saat terinfeksi COVID-19, bisa terasa saat bangun tidur.

"Meskipun sudah istirahat dan tidur malam yang nyenyak, penderita COVID-19 masih bisa merasa kelelahan bahkan saat mereka hanya bergerak sedikit. Rasa kelelahan itu juga bisa berlangsung lama hingga membatasi aktivitas sehari-hari," ungkap Your COVID-19 Recovery, dikutip dari Express, Kamis (14/7/2022).

Menurut platform kesehatan tersebut, gejala kelelahan juga membuat penderita COVID-19 merasa otaknya tumpul dan sulit berkonsentrasi

Gejala kelelahan sangat umum dirasakan pasien COVID-19. Namun bagi sebagian orang, kelelahan bisa bertahan lama sama halnya seperti gejala COVID-19 lain yakni pilek, sakit kepala, bersin, hingga sakit tenggorokan.

"Kelelahan sangat umum terjadi saat terinfeksi virus COVID-19 dan biasanya mereda dalam kurun waktu dua hingga tiga minggu. Namun bagi sebagian orang, kelelahan bisa bertahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan," tulis keterangan platform tersebut.



Simak Video "Perbedaan Mencolok Gejala Awal Covid-19 dan Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT