ADVERTISEMENT

Minggu, 17 Jul 2022 16:02 WIB

Booster Resmi Jadi Syarat Perjalanan, Bakal Efektif Dongkrak Cakupan?

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Pemerintah terus mengebut vaksinasi booster untuk mengendalikan pandemi Corona. Saat ini posko yang terus sibuk melayani warga berada di Taman Swakarsa Pondok Kelapa, Jaktim. Ilustrasi vaksinasi booster. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Surat Edaran (SE) Satgas COVID-19 No 21/2022 mewajibkan vaksin booster sebagai syarat perjalanan mulai berlaku hari ini, Minggu (17/7/2022). Kebijakan ini merupakan salah satu usaha pemerintah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi booster seiring menuju prediksi puncak kasus Omicron di Indonesia.

Sebelumnya, cakupan vaksinasi booster di Indonesia saat ini memang masih di bawah 30 persen. Nilai ini masih di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menetapkan nilai minimal cakupan vaksinasi booster adalah 50 persen jumlah penduduk.

Dengan adanya kebijakan ini apakah efektif meningkatkan cakupan vaksinasi booster?

Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr Tjandra Yoga Aditama, SpP(K) menyatakan yang paling penting dilakukan pemerintah selain membuat aturan adalah meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya booster. Jika pemahaman ini tidak tercipta di masyarakat, maka cakupan vaksinasi booster sulit untuk ditingkatkan.

"Pemerintah melakukan aturan itu salah satu cara saja, tapi cara terbaik dengan memberikan penjelasan (pentingnya booster)," ujarnya dihubungi detikcom, Minggu (17/7/2022).

Menurut Prof Tjandra, masyarakat perlu menyadari bahwa vaksinasi booster ini merupakan usaha melindungi keselamatan diri sendiri. Maka, peran pemerintah paling utama adalah memberikan edukasi dan kemudahan akses vaksinasi booster.

"Anggota masyarakat perlu menyadari mendapat booster demi keselamatan sendiri. Cara kedua memberikan aturan, cara pertamanya berikan kemudahan akses vaksinasi booster," ucap Prof Tjandra.

"Berikan kemudahan di semua puskesmas, klinik, dan rumah sakit. Aturan boleh saja, tapi kemudian masyarakat harus merasa itu kebutuhan dia. Itu peran pemerintah," pungkasnya.



Simak Video "Mulai Hari Ini, Wajib Booster agar Bebas Syarat Perjalanan"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT