ADVERTISEMENT

Rabu, 20 Jul 2022 09:30 WIB

Lucinta Luna Belum Bisa Banyak Bicara, Mohon Doa Operasi Tahap Terakhir

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Cerita Lucinta Luna gergaji rahang. Foto: Tangkapan layar TikTok Lucinta Luna
Jakarta -

Lucinta Luna memohon doa agar operasi tahap terakhir-nya berjalan lancar. Dalam unggahan akun Instagram pribadi, Lucinta menunjukkan beberapa momen dirinya menjalani rangkaian pemeriksaan untuk operasi bedah plastik lanjutan.

Tidak disinggung operasi bedah plastik apa yang akan dia jalani. Namun, ia mengaku belum bisa terlalu banyak berbicara pasca empat kali operasi plastik termasuk pengangkatan 'khodam'.

"Ratu belum bisa banyak bicara. Masih banyak yang perlu diperbaiki di tubuh ratu," kata Lucinta, Rabu (20/7/2022).

Tidak sedikit publik yang penasaran dengan hasil operasi bedah plastik Lucinta Luna, terutama suara pasca pengangkatan 'khodam'. "Penasaran sama suaranya," sebut salah satu netizen, mengomentari unggahan terbaru Lucinta.

"Tiap beberapa hari sekali nyempetin waktu buat stalking medsos lucintaluna karena penasaran sama hasilnya," timpal yang lain.

"Pengen denger suara barunya yang katanya bisa diseting-seting itu," ujar netizen lain.

Terkait operasi tahap terakhir, Lucinta menyinggung pembaruan rahim, tetapi tidak menjelaskan prosedur detail apa yang dimaksud.

"Puasa lagi, doakan aku yah besok operasi lagi. Tahap terakhir untuk upgrade pembaruan rahim di tubuhku," sebutnya, Selasa (19/7/2022).

Adakah Risiko Efek Samping Fatal?

Profesor bedah plastik David S Perdanakusuma, SpBP-RE(K) menyebut selama tindakan operasi bedah plastik dilakukan sesuai prosedur, minim risiko efek samping berujung fatal. Namun, dalam beberapa kondisi hal semacam itu bukan tidak mungkin terjadi.

Ia mencontohkan kasus pemangkasan berat badan ekstrem. Hal ini termasuk tindakan operasi bedah plastik berisiko lantaran prosedur tersebut menggunakan sejumlah carian yang dimasukkan ke dalam tubuh.

"Kebayang bahwa dia akan mendapatkan suatu materi yang sangat banyak, bisa jadi terjadi keracunan, efek cairan yang dipakai, kemudian efek bius, itu membuat orang menjadi di-anestesi tidak sadar," terang dia dalam agenda e-Life detikcom Jumat (15/7/2022



Simak Video "Berkali-kali Operasi Plastik, Amankah?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT