ADVERTISEMENT

Kamis, 21 Jul 2022 13:15 WIB

Penyebab Empty Sella Syndrome, Penyakit yang Diidap Ruben Onsu

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Ruben Onsu Ruben Onsu dan Sarwendah (Foto: Noel/detikHOT)
Jakarta -

Presenter Ruben Onsu mengaku mengidap penyakit empty sella syndrome. Karena hal itu, ia sempat dilarikan ke ICU hingga dirawat beberapa waktu.

"Kemarin itu aku sudah MRI, jadi ada bercak-bercak putih di bagian otak A, dan yang kedua juga ada Empty Sella Syndrome," kata Ruben, dikutip dari kanal YouTube Trans 7 Official, Selasa (19/7/2022).

"Jadi Empty Sella Syndrome ada beberapa tingkat, ada yang memang dia tidak kuat dalam suhu dingin. Ada juga yang penglihatannya makin lama kayak pakai kontak lens jadi dia nggak bisa lama," lanjutnya.

Dikutip dari laman National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS), empty sella syndrome (ESS) merupakan gangguan yang melibatkan sella tusika, struktur tulang di dasar otak yang mengelilingi dan melindungi kelenjar pituitari (yang berada di dasar otak).

Terdapat dua jenis dari kondisi ini, yaitu primer dan sekunder. ESS primer terjadi ketika cacat anatomi kecil di atas kelenjar pituitari, memungkinkan cairan tulang belakang mengisi sebagian atau seluruh sella tursika. Sedangkan ESS sekunder adalah hasil dari kemunduran kelenjar pituitari di dalam rongga setelah cedera, pembedahan, atau terapi radiasi.

Penyebab Empty Sella Syndrome

Penyebab pasti dari ESS primer sampai saat ini masih belum diketahui. Kemungkinan terkait dengan cacar lahir di diafragma sellae, membran yang menutupi sella tursika.

Beberapa orang dilahirkan dengan robekan kecil di diafragma sellae, dapat menyebabkan CSF atau cairan serebrospinal bocor ke sella tursika. Meskipun begitu, para ahli tidak yakin apakah ini penyebab langsung dari empty sella syndrome atau hanya faktor risiko.

Sedangkan ESS sekunder bisa disebabkan oleh:

  • Trauma kepala
  • Infeksi
  • Tumor hipofisis
  • Terapi radiasi atau pembedahan di area kelenjar pituitari
  • Kondisi yang berhubungan dengan otak atau kelenjar pituitari, seperti sindrom sheehan, hipertensi intrakranial, neurosarcoidosis, atau hipofisitis.


Simak Video "Ruben Onsu Idap Empty Sella Syndrome, Kenali Gejala dan Penyebabnya"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT