ADVERTISEMENT

Kamis, 21 Jul 2022 14:12 WIB

Empty Sella Syndrome yang Diidap Ruben Onsu Rawan 'Serang' Kelompok Ini

Irene Putri Wibowo - detikHealth
Ruben Onsu Ruben Onsu mengidap empty sella syndrome. (Foto: hanif hawari)
Jakarta -

Bercak putih yang terdeteksi pada otak presenter Ruben Onsu ternyata menandakan dirinya mengidap empty sella syndrome. "Gak bisa kena suhu dingin terlalu lama, nanti cepat nge-drop terus penglihatanku makin lama makin kabur," jelasnya saat mengungkap gejala yang dialami, dikutip dari kanal YouTube Trans 7 Official, Selasa (19/7/2022).

Empty sella syndrome menjadi penyebab dirinya kerap dilarikan ke ICU dan sempat dirawat di RS dalam beberapa waktu. Dikutip dari WebMD, empty sella syndrome adala suatu kondisi saat kelenjar pituitari menyusut atau menjadi rata. Otak memiliki kelenjar pituitari yang berukuran sebesar kacang, letaknya berada di dasar otak. Kelenjar ini berfungsi sebagai pengendali untuk menghasilkan hormon penting bagi kesehatan manusia.

Selain itu saat sella turcica yang terbentuk di dalam otak, ia akan berfungsi sebagai cairan tulang belakang yang dapat merembes ke dalam otak. Serta menimbulkan penimbunan cairan tulang belakang pada squashes kelenjar pituitari secara berlebihan hingga rata, hal ini memperlihatkan sella turcica di dalam otak menjadi kosong.

Gejala Empty Sella Syndrome

Penelitian mengatakan bahwa penyakit ini cenderung menyerang orang yang memiliki riwayat obesitas atau tekanan darah tinggi. Beberapa gejala yang sering timbul antara lain adalah sakit kepala, kelelahan, hingga tekanan darah yang tinggi.

Beberapa perubahan fisik terlihat pada Ruben Onsu setelah mengalami penyakit ini. Fakta pengidap empty sella syndrome:

1. Pembengkakan yang terjadi di sekitar mata

2. Penglihatan menjadi kabur alias berbayang.

Apa Penyebabnya?

Dikutip dari Healthline, ada beberapa kondisi penyebab empty sella syndrome:

1. Cacat diafragma sellae saat lahir

2. Trauma kepala

3. Infeksi

4. Hipofisis tumor

Untuk mendeteksi penyakit ini dengan jelas, dapat melakukan scan MRI (magnetic resonance imaging) atau pemeriksaan CT (computerized tomography). Pengidap empty sella syndrome disarankan untuk segara melakukan pengobatan rutin hingga operasi sesuai arahan dokter.



Simak Video "Ruben Onsu Idap Empty Sella Syndrome, Kenali Gejala dan Penyebabnya"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT