ADVERTISEMENT

Kamis, 21 Jul 2022 15:31 WIB

Perhatian! Ini yang Terjadi Jika Masker Dipakai Berulang Kali

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Woman with hands in latex glove holding protective medical white mask. Foto: Getty Images/iStockphoto/Natasa Ivancev
Jakarta -

Sebuah studi di Jepang mengungkap bahaya penggunaan masker berulang kali, terutama pada kelompok tertentu yang memiliki masalah pada sistem kekebalan tubuh.

Dalam studi yang dipublikasi dalam jurnal Scientific Report pada 18 Juli lalu, para peneliti melakukan survei pada 109 orang yang selalu menggunakan masker. Ada tiga jenis masker yang umum tersedia di Jepang, yakni non-woven, polyurethane, dan kasa atau masker kain.

Masker polyurethane dan masker kain banyak digunakan di Jepang karena bisa dicuci untuk digunakan kembali. Studi ini juga mengatakan bahwa masker kain dapat secara efektif mencega terjadinya infeksi.

Sementara masker non-woven, hanya dirancang untuk sekali pakai dan tidak bisa dicuci.

"Bahkan setelah kekurangan pasokan masker teratasi, beberapa orang di Jepang menggunakan masker sekali pakai itu berulang kali atau jenis masker wajah lainnya," tulis para penulis yang dikutip dari Newsweek, Kamis (21/7/2022).

Hasil Studi

Mereka menanyakan beberapa pertanyaan pada peserta survei, seperti jenis masker yang digunakan dan berapa lama mereka menggunakan masker. Ternyata, penggunaan masker yang berulang kali dalam durasi yang lebih lama bisa menyebabkan peningkatan jumlah koloni jamur.

"Ini menjelaskan mengapa jamur cenderung menumpuk dan meningkat dengan penggunaan masker yang lebih lama," tulis mereka.

Maka dari itu, para peneliti menganjurkan agar tidak lagi menggunakan masker, baik yang sekali pakai atau tidak, berulang kali. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi mikroba.

"Kami mengusulkan agar orang-orang, terutama dengan gangguan kekebalan, harus menghindari penggunaan masker berulang kali untuk mencegah infeksi mikroba," jelas mereka.

"Karena masker bisa menjadi sumber infeksi langsung ke saluran pernapasan, saluran pencernaan. Dan kulit, sangat penting untuk menjaga kebersihannya untuk mencegah infeksi bakteri dan jamur yang dapat memperburuk COVID-19," sambungnya.



Simak Video "Singapura Cabut Aturan Wajib Masker di Ruangan Mulai Pekan Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT