ADVERTISEMENT

Jumat, 22 Jul 2022 16:31 WIB

Kemenkes Rencanakan Vaksin COVID-19 Dosis Keempat, Kelompok Ini Jadi Prioritas

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kegiatan vaksinasi COVID-19 digelar di kawasan Kampung Sawah, Semper Timur, Jakut. Vaksinasi ini sasar ratusan warga di area permukiman padat penduduk tersebut. Kemenkes RI mewacanakan vaksinasi COVID-19 dosis keempat. (Foto ilustrasi: Pradita Utama)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI merencanakan pemberian vaksin COVID-19 dosis keempat atau vaksin booster kedua. Wacana tersebut muncul di tengah laju vaksinasi COVID-19 dosis ketiga belum mencapai 50 persen dari total sasaran.

Dikutip dari vaksin.kemkes.go.id, per Jumat (22/7) 12:00 WIB, baru ada lebih dari 53 juta orang yang menerima vaksin COVID-19 dosis ketiga. Karenanya, pemerintah kini masih fokus mengejar target tersebut.

Menurut juru bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril, pertimbangan pemberian vaksin COVID-19 dosis keempat dikarenakan masa antibodi pasca vaksinasi hanya bertahan selama enam bulan. Jika pandemi masih terus berlanjut, vaksinasi booster sebagai penguat antibodi dibutuhkan khususnya pada kelompok rentan.

"Sehingga apabila nanti pandemi terjadi berkepanjangan, maka ada suatu rekomendasai dari berbagai pihak untuk vaksinasi booster kedua khususnya pada kelompok berisiko contohnya lansia, tenaga kesehatan ,dan yang melayani publik," ungkap Syahril kepada wartawan, Jumat (22/7/2022).

Syahril menekankan vaksinasi booster COVID-19 memang tidak mencegah seseorang dari penularan virus, tetapi terbukti ampuh melawan risiko bergejala COVID-19 berat sehingga tidak perlu memerlukan perawatan RS. Dari total kasus aktif COVID-19 di gelombang baru, mayoritas pasien Corona hanya menjalani isolasi mandiri.

Angka kasus kematian COVID-19 juga konsisten rendah di bawah 10 kasus per hari. Hal ini menandakan vaksin COVID-19 efektif mencegah kedua risiko tersebut. Karenanya, dr Syahril mengimbau untuk segera memperkuat antibodi melawan COVID-19 dengan vaksinasi booster.



Simak Video "WHO Bicara Prospek Vaksin Covid-19 Hirup untuk Akhiri Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT