ADVERTISEMENT

Sabtu, 23 Jul 2022 07:31 WIB

ROUND-UP

Ingat! Nyeri Tubuh di Bagian Ini Pertanda Gejala Omicron BA.2.75

Irene Putri Wibowo - detikHealth
subvarian omicron centaurus ba.2.75 Foto: infografis detikHealth
Jakarta -

Subvarian Omicron BA.2.75 yang dijuluki 'Centaurus' belakangan bikin resah masyarakat. Pasalnya, gelombang baru akibat BA.4 dan BA.5 juga belum kunjung mereda. Para pakar khawatir kemunculan 'Centaurus' ini memperpanjang masa krisis akibat wabah baru.

'Centaurus' mulanya diidentifikasi di India, hingga akhirnya menyebar ke beberapa negara termasuk Indonesia.

Belum ada kepastian terkait bahaya dari subvarian Centaurus, tetapi varian ini diyakini lebih mudah menular dibandingkan dengan yang sebelumnya. Organisasi Kesehatan Dunia masih memasukkan varian Omicron sebagai variant of concern 9VoC), sehingga kemunculan 'Centaurus' tetap wajib diwaspadai.

Lantas, nyeri tubuh di bagian mana yang jadi gejala Omicron?

Mengacu pada studi ZOE COVID, nyeri pada punggung merupakan salah satu gejala yang sering dialami oleh pasien COVID-19 terutama varian Omicron. Prof Tim Spector menjelaskan bahwa satu dari lima orang yang terinfeksi varian Omicron, mengalami gejala nyeri punggung.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab pengidap varian Omicron mengalami nyeri punggung. "Nyeri punggung digambarkan oleh beberapa pasien sebagai kram menstruasi yang intens, batu ginjal atau kejang otot," ujar pakar kesehatan di VaccinesWork, dikutip dari Times of Indiia, Kamis (21/7/2022).

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua sakit atau nyeri pada punggung disebabkan oleh COVID-19. Gejala lain yang dapat timbul serta harus diwaspadai ialah sakit tenggorokan, batuk, bersin, demam, gejala pernapasan, dan kelelahan akibat aktivitas yang berat.



Simak Video "Jangan Euforia Dulu! Epidemiolog Minta Waspada soal BA.2"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT