ADVERTISEMENT

Senin, 25 Jul 2022 15:31 WIB

Kerap Tak Disadari, 2 Gejala COVID-19 Ini Muncul saat Bangun Tidur

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
OMICRON was named as a concerning variant of COVID-19 in November 2021. 2 gejala COVID-19 saat bangun tidur. Foto: Getty Images/iStockphoto/Thomas Faull
Jakarta -

Profesor Tim Spector dari ZOE Health Study menyatakan, kelelahan di pagi hari bahkan setelah tidur malam yang nyenyak dan sakit tenggorokan kemungkinan besar tanda terinfeksi Corona. Menurutnya, orang yang mengalami sakit tenggorokan saat ini kemungkinan besar gejala COVID-19.

"Dua kali lebih banyak kasus COVID daripada flu biasa saat ini, rasionya tidak pernah setinggi ini," tulis profesor Tim dalam akun twitter, dilansir dari The Sun, Senin (25/7/202).

"Gejalanya hampir sama kecuali umumnya lebih lelah dan sakit tenggorokan, jadi sebaiknya anggap itu COVID," sambungnya.

Profesor Tim menambahkan, jika bangun pagi dengan gejala-gejala tersebut sebaiknya melakukan tes COVID-19 sesegera mungkin.

"Cobalah dan lakukan tes jika Anda bisa. Jika Anda tidak bisa dites, anggap Anda sedang flu dan menjauhlah dari orang lain sampai Anda merasa lebih baik," ujarnya.

Sebelumnya, profesor Tim juga melaporkan hasil studi yang menyatakan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 sebagai penyebab utama naiknya jumlah kasus di Inggris.

"Studi baru menunjukkan bahwa varian BA4 dan BA5 baru, bekerja dengan menghindari pertahanan kekebalan yang ada dan juga menetralkan beberapa di antaranya," bebernya.

"Tidak mengherankan mereka sangat sukses sehingga kasus Inggris melonjak ke rekor level (tertinggi)," pungkasnya.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT