ADVERTISEMENT

Selasa, 26 Jul 2022 14:35 WIB

PDGI Pertimbangkan Pidana Kasus Viral Anak Balita Dipasang Behel

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Viral TikTok seorang ibu nekat memasang behel pada bayi di bawah lima tahun. Viral Balita dipasang behel. (Foto: Tangkapan layar viral TikTok)
Jakarta -

Ketua Umum Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Usman Sumantri menyayangkan kasus viral balita dipasang behel 'abal-abal'. Hal ini menurutnya malah bisa menghambat pertumbuhan gigi anak.

Efek fatalnya, gigi bisa rusak secara permanen akibat penggunaan bahan kimia yang tidak terjamin. Terlebih, anak di bawah usia 12 tahun masih memiliki campuran gigi permanen dan gigi susu.

"Secara alami dia tidak mempunyai pengetahuan bagaimana sih sebenarnya menggunakan zat pada gigi, itu ada hitung-hitungannya, dilihat dulu seberapa jauh mundurnya, tingginya," beber Usman saat dihubungi detikcom Selasa (26/7/2022).

"Kan bagi dia tempel saja, apalagi anak seperti itu, dia giginya masih rapuh," lanjut dia.

Usman menilai praktik gigi ilegal semacam ini merugikan masyarakat, khususnya kelompok awam dengan minim edukasi kesehatan gigi. Ia juga mempersoalkan bebasnya bahan-bahan kedokteran gigi yang mudah diakses.

Khusus terkait kasus ini, PDGI disebutnya tengah menganalisis apakah akan membawa laporan kasus viral balita dipasangi behel layak dibawa ke ranah hukum.

"Lagi ditelaah oleh biro hukum PB PDGI, kalau saya sih berharap ada upaya untuk mempidanakan supaya ada efek jera. Ini (praktik ilegal) tersebar se-Indonesia, bukan hanya di Bekasi, seluruh Indonesia, ini merepotkan banget," terang dia.

Adapun pidana tersebut salah satunya mengacu pada UU Tenaga Kesehatan No 36 Tahun 2014 yakni seseorang tanpa kompetensi atau keahlian melakukan praktik kesehatan bisa dikenakan pidana.

"Lalu saya juga mempersoalkan bahan-bahan kedokteran gigi itu bergerak masuk tanpa izin, mereka sangat mudah mengakses, barang ini dapat dibeli bebas di mana saja, ini juga yang harusnya mesti dibenahi," pungkas dia.



Simak Video "Menakuti Bocah Pakai Suara 'Cekikikan' Hantu Bisa Timbulkan Trauma"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT