ADVERTISEMENT

Selasa, 26 Jul 2022 15:00 WIB

Dulu Rebusan Pembalut, Kini Ada Tren Baru Lagi 'Mabuk' Rendaman Kondom!

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Collection of colorful condomsSelective focus; shallow DOF Sejumlah remaja pria di India 'kecanduan kondom' hingga mabuk. (Foto: istock)
Jakarta -

Banyak remaja pria di Durgapur, India, mengaku 'kecanduan kondom'. Mereka mengatakan alat kontrasepsi itu dapat membuat mereka mabuk selama 10 hingga 12 jam.

Akibat tren aneh tersebut, permintaan dan penjualan kondom di daerah itu melonjak pesat. Seorang pemilik toko mengatakan biasanya mereka hanya menjual 3-4 bungkus kondom setiap harinya.

Tetapi, karena tren aneh ini hampir tidak pernah ada stok kondom di rak tokonya. Hal ini membuat para pejabat di daerah tersebut khawatir.

Sebenarnya, Apa yang Terjadi?

Menurut seorang penjaga toko, para remaja itu menggunakan kondom dengan berbagai macam rasa itu untuk membuatnya mabuk. Caranya, dengan merendam kondom itu ke dalam air selama berjam-jam.

Kemudian, larutan dari kondom tersebut diminum. Efeknya, mereka bisa merasa mabuk selama 10-12 jam.

Benarkah Larutan Kondom Bisa Membuat Mabuk?

"Kondom mengandung senyawa aromatik. Ini terurai menjadi alkohol. Ini adiktif. Senyawa aromatik ini juga ditemukan dalam lem dendrit," beber Dheeman Mandal, yang bekerja di Rumah Sakit Divisi Durgapur, dikutip dari Daily Star, Selasa (26/7/2022).

"Jadi banyak orang menggunakan dendrit untuk kecanduan juga," sambungnya.

Namun, mengkonsumsi larutan itu juga bisa sangat berbahaya bagi tubuh. Seorang guru kimia di RE College Model School, Nurul Haque, menjelaskan kondom yang direndam di air panas dalam jangka panjang bisa menyebabkan keracunan.

"Perendaman jangka panjang kondom dalam air panas menyebabkan keracunan. Sebab, pemecahan molekul organik besar menjadi senyawa alkohol," jelasnya.

Selain kondom, masih banyak barang rumah tangga lainnya yang digunakan orang di India untuk membuat mereka mabuk. Misalnya seperti:

  • Sirup obat batuk
  • Lem
  • Cat
  • Cat kuku
  • Pembersih tangan
  • Aftershave
  • Balsam atau Iodex

Sementara di Nigeria, banyak orang yang memilih mabuk menggunakan pasta gigi dan tinta sepatu. Hal ini juga membuat penjualan kedua barang tersebut meningkat.

Di Indonesia, tren berbahaya seperti mabuk rendaman kondom juga pernah mencuat. Bukan dengan rendaman kondom, melainkan dengan air rebusan pembalut. Diduga, kandungan klorin berada di balik efek 'memabukkan' dari rebusan pembalut.



Simak Video "Pertama di Dunia! Kondom Unisex untuk Pria dan Wanita"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT