ADVERTISEMENT

Rabu, 27 Jul 2022 12:30 WIB

Ruben Onsu Alami Penyempitan Sumsum Tulang Belakang, Kondisi Apa Itu?

Alethea Pricila - detikHealth
Ruben Onsu saat ditemui di studio Trans TV. Ruben Onsu. Foto: Palevi S/detikFoto
Jakarta -

Ruben Onsu melakukan pengecekan kesehatan beberapa waktu yang lalu di Singapura. Sebelumnya, pada awal Juni lalu, Ruben sepat dilarikan ke ICU dan diketahui mengidap penyakit empty sela syndrome.

Melalui acara yang dibawanya, Ruben menceritakan bahwa ia sempat berobat di Singapura selama 3 hari. Ketika perawatan, Ruben melakukan endoskopi dan diketahui adanya penyempitan sumsum tulang belakang.

"Akhirnya kemaren, ada salah satu yang dikasih sama dokter, adanya penyempitan sumsum tulang belakang, yang di mana darahnya jadi kayak kegencet gitu, jadinya ya kusumbat, jadi dia (darah) ga berproduksi," jelas Ruben.

Kondisi yang dialami Ruben Onsu disebut spinal stenosis atau yang lebih disering dikenal penyempitan sumsum tulang belakang. Dikutip dari Mayo Clinic, kondisi ini terjadi karena adanya penyempitan di dalam tulang belakang yang dapat memberi tekanan pada saraf yang berjalan melalui tulang belakang. Penyempitan ini sering terjadi di punggung bawah dan leher.

Jika seseorang mengalami kondisi tersebut, terdapat kemungkinan untuk kesulitan berjalan atau memerlukan untuk bersandar ke depan agar mengurangi tekanan pada punggung bawah.

Penyebab Spinal Stenosis

Terdapat beberapa alasan terjadinya penyempitan. Namun alasan utamanya adalah radang sendi yang menyebabkan kerusakan tulang rawan dan pertumbuhan jaringan tulang.

Tak hanya itu, dikutip dari webmd ada kemungkinan lain yang menjadi penyebab seperti,

1. Bantalan Hernia

Jika bantalan ini retak dapat merembes keluar dan menekan sumsum tulang belakang atau saraf.

2. Cidera

Cidera dapat membuat patah dibaginya tulang belakang.

3. Tumor atau Kanker

Jika pertumbuhan tumor atau kanker menyentuh sumsum tulang belakang akan ada kemungkinan terjadinya stenosis atau penyempitan.

4. Penyakit Paget

Penyakit ini merupakan proses regenerasi tulang dan dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan tumbuh besar secara tidak normal. Hasilnya ada penyempitan saluran tulang belakang dan masalah saraf.

5. Ligamen yang menebal

Ketika ligamen yang menyatukan tulang menjadi kaku dan tebal, mereka bisa menonjol ke tulang belakang.



Simak Video "Ruben Onsu Idap Empty Sella Syndrome, Kenali Gejala dan Penyebabnya"
[Gambas:Video 20detik]
(Alethea Pricila/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT