ADVERTISEMENT

Kamis, 28 Jul 2022 07:00 WIB

A-Z Bintitan pada Anak, Gejala hingga Cara Mengobatinya

Irene Putri Wibowo - detikHealth
Ketahui Bintitan pada Anak: Apa Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya Bintitan pada anak (Foto: Getty Images/iStockphoto/paulaphoto)
Jakarta -

Bintitan kerap membuat aktivitas anak sehari-hari menjadi terganggu. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui cara mengobati hingga mencegah bintitan.

Dikutip dari University of Rochester Medical Center, bintitan yang terjadi pada anak umumnya muncul benjolan kemerahan (mirip seperti bisul atau jerawat) di tepi kelopak mata. Bintitan tersebut akan terasa nyeri saat disentuh, tetapi pada beberapa kasus ada juga yang tidak mengalami nyeri.

Meskipun kondisi ini cukup sering terjadi pada anak, tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena akan hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, terkadang anak mengeluhkan rasa tidak nyaman akibat bintitan.

Bintitan adalah salah satu jenis infeksi yang terjadi pada kelopak mata. Hindari anak untuk menyentuh bahkan menekan area bintitan supaya tidak semakin parah.

Jenis-jenis bintitan pada anak

Secara umum, terdapat dua jenis bintitan yang dapat dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Berikut penjelasan yang dikutip dari berbagai sumber:

Bintitan internal

Jenis bintitan ini terjadi di dalam mata, tepatnya di dekat tepi kelopak mata. Bintitan internal terjadi ketika kelenjar tarsal yang berada di tepi kelopak mata tersumbat, akibat dari infeksi bakteri.

Bintitan internal terkadang terasa lebih menyakitkan dan butuh waktu lama untuk sembuh. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan dan pengobatan oleh dokter yang tepat.

Bintitan eskternal

Bintitan eksternal terbentuk di bagian luar kelopak mata. Bintitan ini termasuk yang paling sering terjadi. Namun, secara umum gejala bintitan yang terjadi pada anak yakni:

  • Pembengkakan kelopak mata
  • Kemerahan di tepi kelopak mata
  • Nyeri di area mata yang terkena
  • Kadang disertai dengan keluarnya cairan kuning dari bintitan

Gejala bintitan mungkin terlihat mirip seperti masalah kesehatan mata yang lain. Tetapi untuk memastikan apakah infeksi yang dialami anak adalah bintitan atau bukan, sebaiknya segera cek ke dokter.

Penyebab bintitan pada anak

Menurut Stanford Children's Health, secara umum bintitan disebabkan oleh infeksi pada kelenjar penghasil minyak (sebaceous) atau keringat pada kelopak mata. Infeksi ini sering disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus.

Kelenjar ini terkadang tersumbat oleh minyak atau kotoran, kemudian bertumpuk dengan sel kulit mati dan bakteri, sehingga memicu terjadinya infeksi. Saat infeksi terjadi, benjolan kecil yang kemerahan seperti nyeri akan terbentuk pada bagian kelopak mata anak.

Ingatkan anak untuk tidak menyentuh area kelopak mata saat mengalami infeksi. Jika anak menggosok atau memencet benjolan bintitan, akan berisiko infeksi yang akan tersebar di sepanjang kelopak mata.

TERUSKAN MEMBACA, KLIK DI SINI



Simak Video "Menkes Terawan Minta Anak-anak Tidak Stres di Masa Pandemi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT