ADVERTISEMENT

Jumat, 29 Jul 2022 18:30 WIB

Ikut Cari 'Link' Video Syur Mirip Ardhito Pramono? Kata Psikolog Tandanya Kamu..

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Ardhito Pramono Artis Ardhito Pramono. Foto: dok. Instagram Ardhito Pramono
Jakarta -

Media sosial baru-baru ini kembali dihebohkan dengan video syur 'mirip' artis. Kali ini penyanyi ternama Ardhito Pramono yang diisukan mirip orang dalam video syur tersebut.

Dalam video, terlihat seorang pria tanpa busana menggunakan earphone dan nampaknya tengah melakukan video call. Pria dalam video tersebut lalu melakukan adegan masturbasi.

Mengapa ada orang tega menyebarkan atau memviralkan aib seseorang?

Menurut psikolog klinis Veronica Adesla dari Personal Growth, pada umumnya selalu ada hal yang mendasari seseorang untuk berperilaku tertentu. Demikian juga halnya pada perilaku menyebarkan video syur dapat didorong oleh motif tertentu.

"Seperti misalnya untuk memberikan dampak buruk terhadap orang yang terlibat dalam video syur tersebut, seperti menjatuhkan atau mencoreng nama baik, membuat malu, memunculkan rumor, dan atau hal-hal yang dapat merugikan untuk orang tersebut," ucapnya dihubungi detikcom, Jumat (29/7/2022).

Vero juga menambahkan, bisa jadi seseorang yang menyebarkan mempunyai motif meraup keuntungan. Seperti mendapatkan uang dengan meningkatkan clickbait pada video yang disebarkan.

"Untuk mengeruk keuntungan pribadi dari menyebarkan video syur, seperti mendapatkan keuntungan bisnis, mendapatkan uang, meningkatkan clickbait, dan sebagainya," sambungnya.

Selain itu, bagi penerima atau penonton video yang ikut menyebarkan biasanya didasari oleh sikap Fear of Missing Out (FOMO) atau ingin merasa paling awal dalam menyebarkan informasi.

"Sementara orang yang menerima video syur dan menyebarkan kembali video syur tersebut kepada orang-orang lain bisa didorong oleh FOMO sehingga jangan sampai didahului oleh orang lain yang menyebarkan terlebih dahulu," terang Vero.

Vero menegaskan untuk tidak perlu menyebarkan kembali link yang diterima ataupun memperbesar kabar tersebut. Ia berujar kalau memang tidak berkepentingan tidak perlu ikut terlibat dalam proses menghakimi.



Simak Video "Top 5: Ayu Thalia Tersangka, Anak SD Disuntik Vaksin Covid-19 Kosong"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT