ADVERTISEMENT

Minggu, 31 Jul 2022 07:30 WIB

Cek! Daftar Wilayah di DKI, Banten, Jabar yang Masuk Zona 'Was-was' COVID-19

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kasus COVID-19 di Tanah Air terus menunjukkan peningkatan yang diyakini terkait subvarian BA.4 dan BA.5 DKI Jakarta jadi daerah yang menyumbang kasus terbanyak. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Sejumlah wilayah di DKI Jakarta hingga Banten kembali masuk zona oranye COVID-19, menandakan risiko penularan berada di kategori sedang. Hal ini menjadi perhatian bersama lantaran sebelumnya seluruh wilayah berada di zona hijau kuning yakni risiko rendah dan hijau zona nihil kasus COVID-19.

Sayangnya, sejak peningkatan kasus COVID-19 tercatat signifikan sepekan terakhir, zona oranye kembali bermunculan. Pekan sebelumnya, hanya ada empat wilayah yang melaporkan zona oranye COVID-19, di pekan ini jumlahnya sudah mencapai 9 wilayah zona berisiko COVID-19 oranye.

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito sebelumnya juga menyoroti tren kenaikan kematian COVID-19 yang terlihat di tiga hari terakhir, kembali melampaui 10 orang per hari. Eks Direktur WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama menekankan perlunya mitigasi dan kedisiplinan protokol kesehatan mencegah risiko jumlah kematian COVID-19 mencapai puncak sebelumnya.

Pasalnya, tren kenaikan kasus kematian COVID-19 juga terlihat di sejumlah negara tetangga Indonesia, salah satunya Australia. Per 27 Juli 2022 tercatat 126 kematian, mendekati jumlah kasus di puncak 28 Januari lalu.

Berikut sembilan wilayah yang perlu diawasi lantaran kembali naik zona oranye COVID-19.

Jawa Barat

  • Kota Depok
  • Kota Bekasi

DKI Jakarta

  • Jakarta Selatan
  • Jakarta Pusat
  • Jakarta Barat
  • Jakarta Timur
  • Jakarta Utara

Banten

  • Kota Tangerang
  • Kota Tangerang Selatan

Apa yang Terjadi?

Ketiga provinsi tersebut belakangan selalu menjadi penyumbang kasus maupun kasus aktif COVID-19 terbanyak di Indonesia. Berdasarkan data terakhir, Sabtu (30/7/2022), DKI Jakarta menyumbang 2.629 kasus baru, diikuti Jawa Barat 994 kasus, dan Banten 626 kasus.

Sementara dari total 49.105 kasus aktif COVID-19 di periode yang sama, DKI Jakarta hampir menyumbang separuh dari total kasus yakni 23.613 kasus. Disusul Jabar sekitar 11 ribu pasien dan Banten di kisaran lima ribu pasien.

Saksikan juga Sosok minggu ini: Sanggar Senja, Selamatkan Anak Jalanan dari Pemerkosaan Hingga Pembunuhan

[Gambas:Video 20detik]



(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT