ADVERTISEMENT

Senin, 01 Agu 2022 13:30 WIB

Heboh Ancaman Aksi Lempar Botol Pipis ke Kominfo, Urine Steril Nggak Sih?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ilustrasi Kominfo. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

Kantor Kominfo diancam akan dilempari botol berisi air pipis, buntut dari protes masyarakat atas pemblokiran sejumlah situs yang belum mendaftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Ajakan tersebut pertama kali dibuat oleh kelompok Blok Politik Pelajar di Twitter dan mendapat respons dan dukungan netizen. Aksi tersebut sudah terendus pihak kepolisian dan mereka meminta warga tak melanjutkan niatnya.

Terlepas dari hal tersebut, banyak mitos-mitos yang beredar mengenai urine. Bener nggak sih kalau terkena air pipis bisa sampai kena penyakit?

Tidak sedikit yang mengira air pipis atau urine steril. Nyatanya urine juga mengandung bakteri, yang membuat seseorang bisa sakit jika terminum.

Urine, selain mengandung air, juga terdiri atas klorida, sodium, kalium, sampai bakteri dalam jumlah yang bervariasi. Oleh karena itu, tidak benar jika menyebut urine steril.

Selain itu, ada beragam mitos lain mengenai urine. Berikut dikutip detikcom dari Healthline.

1. Mengobati sengatan ubur-ubur

Tidak sedikit yang percaya bahwa urine bisa digunakan untuk mengobati serangan ubur-ubur. Namun pada penelitian di 2016 lalu, terdapat komponen urine yang ternyata dapat memperburuk sengatannya.

Salah satu komponen urin termasuk natrium, bisa membuat luka sengatan menjadi lebih perih sehingga tidak disarankan menggunakan urine untuk mengobati sengatan ubur-ubur.

2. Menyembuhkan jamur di kaki atlet

Mitos mengejutkan lain tentang urine adalah bisa menyembuhkan tinea pedis, atau jamur pada kaki atlet. Urine yang mengandung urea, disebut-sebut bisa mengobati jamur di kaki.

Hanya saja, jumlah urea dalam urine tidak cukup untuk membunuh jamur penyebab penyakit tersebut.

3. Terapi urine

Ada mitos bahwa minum air seni dapat menyembuhkan segalanya mulai dari rambut rontok hingga kanker. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung bahwa minum air seni dapat mengatasi salah satu dari kondisi ini.



Simak Video "Viral Mahasiswi Unggah Konten Kateter, Pihak Kampus dan RS Buka Suara"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT