ADVERTISEMENT

Senin, 01 Agu 2022 14:46 WIB

Hati-hati! Begini Beda Sariawan Biasa Vs Gejala Kanker Mulut

Indi Mutiara Saniyah - detikHealth
Close up Children with aphtha on lip Perbedaan sariawan biasa dengan sariawan gejala kanker mulut. Foto: Getty Images/iStockphoto/PhanuwatNandee
Jakarta -

Sariawan pada mulut umum terjadi pada dewasa maupun anak-anak. Umumnya, sariawan dipicu oleh infeksi jamur dan bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam waktu sekitar seminggu.

Namun, jika terjadi sariawan terus-menerus, baiknya segera periksakan ke dokter. Bisa jadi, sariawan menjadi tanda kesehatan yang serius.

Menurut dr Arief Wibisono, dokter spesialis ahli bedah onkologi, sariawan menjadi salah satu gejala kesehatan yang berkaitan dengan kanker rongga mulut.

"Salah satunya disebabkan oleh gigi bolong atau tajam yang mengenai selaput lendir pipi, lidah, atau pada gusi. Awalnya kecil lama-lama membesar," kata dr Arief dalam webinar Indonesian Cancer Infromation and Support Center Association (CISC), Sabtu (30/7/2022).

Beda Sariawan Biasa Vs Sariawan Kanker Mulut

Terdapat beberapa perbedaan sariawan biasa dengan sariawan akibat kanker rongga mulut. Sariawan biasa umumnya akan sembuh dalam rentang satu minggu hingga dua minggu tanpa pengobatan. Sedangkan sariawan akibat kanker mulut terjadi lebih dari dua minggu. Diikuti dengan luka yang semakin besar dan meluas hingga nyeri yang hebat.

"Bedanya memang dari yang sariawan (biasa) itu awalnya kecil dengan yang biasa dia tetap kecil, atau mungkin dalam seminggu dia sudah sembuh. Nah ini (sariawan akibat kanker) dia meluas membesar dan semakin lama semakin nyeri," beber dr Arief.

"Sariawan pada kanker, tidak mudah sembuh. Semakin meluas dan umumnya karena iritasi gigi atau ada yang pakai gigi palsu, itu trauma. Terjadi mikrotrauma yang kronis. Awalnya luka, sembuh, luka-sembuh. Lama-lama selnya sembuhnya tidak sempurna. Sehingga terjadi sel kanker," sambungnya.

Sariawan akibat kanker mulut biasanya berbentuk kubangan atau bisa juga sariawan dengan tepi yang meninggi. Akan muncul bagian yang tidak tampak dan ada bagian yang meninggi itu menjadi tumor.



Simak Video "Kanker Serviks, Kanker Reproduksi Wanita yang Bisa Dicegah"
[Gambas:Video 20detik]
(Indi Mutiara Saniyah/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT