ADVERTISEMENT

Selasa, 02 Agu 2022 06:00 WIB

Heboh Pasien Cacar Monyet Kelayapan di Kereta, Mengira Cuma Gay yang Bisa Kena

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Viral Dokter Temukan Pasien Cacar Monyet Naik Kereta, Tak Terima Ditegur Foto: Twitter/ @arturohenriques
Jakarta -

Dokter bedah di Spanyol bernama Arturo M Henriques menemukan seorang pasien cacar monyet atau monkeypox bepergian di transportasi publik. Pasien yang seharusnya menjalani isolasi mandiri itu mengalami gejala yang cukup parah.

Lewat cuitannya di media sosial, Henriques mengungkapkan ciri khusus yang membuatnya tahu bahwa orang yang ia lihat adalah pasien cacar monyet. Orang itu memiliki ruam yang khas di seluruh tubuhnya, dari kepala hingga kaki.

"Pria tersebut mengatakan ia tak perlu tinggal di rumah, hanya wajib memakai masker," cuit Henriques dalam akun Twitter miliknya.

"Dia mengatakan kepada saya untuk tidak menyentuh testisnya dan duduk," sambungnya.

Pasien yang terinfeksi cacar monyet umumnya akan mengalami gejala mirip flu yang disebut periode invasi, seperti demam, kelelahan, sakit kepala, hingga pembengkakan kelenjar getah bening. Di periode selanjutnya, yaitu erupsi kulit, akan muncul ruam atau lesi di seluruh tubuhnya.

Seperti Apa Ruam Pada Cacar Monyet?

Seorang dokter di India Dr Subhash Kakkar mengatakan pada saat periode erupsi kulit, akan muncul ruam merah di seluruh tubuh. Terlebih di daerah wajah dan anggota badan.

Ruam ini mengarah ke benjolan di kulit yang secara bertahap diisi dengan cairan bening, atau berwarna seperti susu. Ruam ini akan mengering atau memecahkan vesikel, hingga membentuk keropeng atau luka kering pada kulit.

"Ketika keropeng terlepas dari kulit, ada bekas luka yang terbentuk dan membuat adanya perubahan warna kulit yang lebih terang atau lebih gelap," jelas Dr Kakkar yang dikutip dari laman The Hindustan Times.

"Seluruh proses bisa berlangsung hingga 2-4 minggu. Meskipun pasien yang terinfeksi bisa menularkan penyakit dari satu hari sebelum hingga 21 hari setelah gejala pertama atau keropeng terdeteksi," lanjutnya.



Simak Video "Ada 17 Suspek Cacar Monyet di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT