ADVERTISEMENT

Kamis, 04 Agu 2022 06:28 WIB

Round up

Alert! Kemenkes Pantau Suspek Cacar Monyet, Diisolasi di Jateng

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Male doctor holding monkeypox vaccine. Suspek cacar monyet ditemukan di Jateng. (Foto: Getty Images/iStockphoto/kemalbas)
Jakarta -

Seorang pasien suspek cacar monyet ditemukan di Jawa Tengah. Saat ini pasien tersebut sedang menjalani isolasi dan pemeriksaan lebih lanjut di RS Dr Kariadi, Semarang.

"Itu baru suspek dan saat ini dirawat isolasi untuk perawatan," kata juru bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril saat dihubungi Rabu (3/8/2022).

Kemenkes dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah ke depannya akan melakukan pemeriksaan laboratorium dan PCR untuk memastikan apakah pasien tersebut terinfeksi cacar monyet atau virus lain.

Syahril juga menegaskan pasien suspek tersebut bukan pelaku perjalanan luar negeri. Ia juga tidak termasuk kelompok gay.

"Bukan PPLN dan tidak termasuk kelompok gay," demikian penegasan Syahril.

Dengan ditemukannya suspek cacar monyet di Jateng, ada beberapa gejala penyakit ini yang harus diwaspadai. Ciri yang membedakan infeksi cacar monyet dari cacar air biasa adalah adanya perkembangan pembengkakan kelenjar getah bening.

Dikutip dari CDC, gejala cacar monyet biasanya muncul dalam 7 sampai 14 hari, tetapi juga dapat berkisar antara 5 sampai 21 hari setelah terinfeksi.

Beberapa gejala cacar monyet yang perlu diperhatikan:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Sakit punggung
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Panas dingin
  • Kelelahan

Saksikan juga d'Mentor On Location: Melirik Peluang Bisnis Arang

[Gambas:Video 20detik]



(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT