ADVERTISEMENT

Jumat, 05 Agu 2022 08:40 WIB

Round Up

Heboh Pengakuan Pasien yang Dituding Kena Monkeypox Berkeliaran di Kereta

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Viral Dokter Temukan Pasien Cacar Monyet Naik Kereta, Tak Terima Ditegur Heboh pengakuan pria yang diduga pasien cacar monyet yang berkeliaran di kereta. (Foto: Twitter/ @arturohenriques)
Jakarta -

Seorang dokter bedah mendadak viral setelah mengaku menemukan pasien cacar monyet atau monkeypox. Dokter bedah bernama Arturo M Henriques itu mengatakan pasien yang ditemuinya memiliki ruam di seluruh tubuhnya dan masih berkeliaran di kereta.

Henriques pun mengunggah foto kaki dengan banyak ruam milik pria yang diduga sebagai pasien monkeypox itu ke akun Twitter miliknya. Foto itu pun viral dan mendapat banyak respons dari pengikutnya.

Namun, baru-baru ini pria yang disebut pasien monkeypox itu angkat bicara setelah foto kakinya itu viral. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terinfeksi virus cacar monyet.

Selain itu, pria yang tidak disebutkan identitasnya ini juga mengaku tidak melakukan percakapan seperti yang diungkapkan Henriques. Dalam penjelasannya, pria itu mengaku mengidap neurofibromatosis.

"Saya tidak menderita cacar monyet dan saya tidak berbicara dengannya (Dr Henriques) saat itu," jelas pria tersebut pada media lokal yang dikutip dari The Sun, Kamis (4/8/2022).

Dikutip dari Mayo Clinic, neurofibromatosis merupakan kelainan genetik yang membentuk tumor pada jaringan saraf, termasuk otak dan sumsum tulang belakang. Salah satu gejalanya adalah munculnya bintik-bintik datar berwarna coklat muda pada kulit.

Bintik-bintik ini memang mirip dengan ruam yang disebabkan virus monkeypox. Namun, ini umum terjadi pada banyak orang, tidak berbahaya, dan tidak menular.

Usai pengakuan pria yang diduga pasien cacar monyet itu muncul, akun Twitter Henriques mendadak di-private. Unggahan foto kaki penuh ruam di dalam kereta pun sudah tidak terlihat lagi.

Sebelum pengakuan ini muncul, Henriques mengaku mendapatkan respons yang tidak ramah dari pria yang diduga pasien cacar monyet itu. Ia juga diminta untuk tidak menyentuh apapun di tubuh pria tersebut.

"Saya memberitahu dia bahwa luka di sekujur tubuhnya adalah yang paling menular. Saya seorang dokter dan dia mungkin tidak mengerti semua nasihat dokternya," beber Henriques dalam Twitternya beberapa waktu lalu.

"Dia menjawab bahwa saya berhenti mengganggunya. Dia mengatakan kepada saya untuk tidak menyentuh testisnya dan duduk," sambungnya.



Simak Video "Kemenkes Beberkan Gejala Khusus dari Cacar Monyet"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT