Bukan 'Keenakan', Wanita Ini Justru Alami Rasa Sakit Menyiksa Tiap Orgasme

Bukan 'Keenakan', Wanita Ini Justru Alami Rasa Sakit Menyiksa Tiap Orgasme

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Senin, 08 Agu 2022 21:30 WIB
Bukan Keenakan, Wanita Ini Justru Alami Rasa Sakit Menyiksa Tiap Orgasme
Foto: thinkstock
Jakarta -

Seorang wanita berusia 34 tahun asal Kanada harus merasakan sensasi sakit yang tajam di telapak kakinya setiap kali mengalami orgasme. Ia mengaku setiap kali orgasme, ia mendapat rasa sakit yang konsisten di kakinya selama 20 detik.

Ia memeriksakan kondisinya ke dokter setelah lima bulan mengalami sensasi yang berulang. Kondisi ini juga mulai merusak kehidupan seks bersama suaminya dan memberi tekanan pada pernikahan mereka.

Dikutip dari Daily Mail, Senin (8/8/2022), kondisi langka wanita ini tercatat dalam jurnal medis Sexual Medicine. Dokter menemukan wanita ini memiliki saraf terjepit di pinggulnya yang mengalir di kakinya ke lengkungan kaki, yang akan terasa sakit ketika dia mencapai klimaks (orgasme).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara umum kondisi ini dikenal sebagai saraf terjepit yaitu kondisi yang terjadi ketika saraf ditekan oleh jaringan di sekitarnya dan menyebabkan rasa sakit, kesemutan, atau mati rasa.

Sementara pada kasus wanita ini, rasa sakit khususnya di kaki saat orgasme adalah kejadian yang sangat langka. Mengalami kram setelah berhubungan seks secara umum adalah kondisi yang dikenal yang disebut dysorgasmia.

ADVERTISEMENT

Dokter memberinya ultrasound untuk memeriksa panggulnya tetapi awalnya tidak menemukan sesuatu yang salah. Ultrasound kemudian mengungkapkan saraf saphenous-nya terperangkap di dekat ligamen yang menempelkan otot-otot panggul dan selangkangan.

Saraf yang membentang dari bagian dalam pinggul ke kaki itu terluka akibat operasi caesar tiga tahun sebelumnya.

Kemudian, wanita ini dirujuk untuk menjalani fisioterapi dan terapi seks untuk mengembalikan kehidupan seksnya seperti semula. Tim dari West Coast Center for Sex Therapy mengatakan kombinasi fisioterapi dan terapi seks menyebabkan pemulihan penuh.

"Melalui terapi seks, pasangan yang termotivasi ini berakhir dengan kehidupan seksual yang lebih baik di luar keadaan seksual mereka sebelum pengenalan rasa sakit dengan orgasme," tulisnya.

Apa Itu Dysorgasmia?

Dikutip dari University Hospitals, dysorgasmia adalah jenis gangguan orgasme di mana wanita mengalami rasa sakit selama atau setelah orgasme yang biasanya terasa di area perut.

Seperti banyak gangguan pada kondisi seksual, dysorgasmia dapat disebabkan oleh kombinasi faktor fisik, emosional, dan psikologis.




(mfn/naf)

Berita Terkait