ADVERTISEMENT

Rabu, 10 Agu 2022 07:29 WIB

Muncul Ancaman Baru Virus Langya di China, Seberapa Bahaya?

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Blood cells, molecule of DNA forming inside the test tube. 3D illustration, conceptual image of science and technology. Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage
Jakarta -

Belum kelar dengan COVID-19 dan cacar monyet, kini muncul lagi Langya virus atau dikenal Langya henipavirus (LayV) yang telah menginfeksi 35 orang di provinsi Henan dan Shandong, China Timur. Laporan ini dikonfirmasi langsung oleh media resmi negara tersebut pada hari Selasa (9/8/2022).

Langya virus awalnya ditemukan pada sampel tenggorokan pasien di provinsi-provinsi tersebut. Begitu juga tak ada vaksin atau pengobatan untuk Langya virus. Satu-satunya solusi adalah memberikan perawatan suportif untuk menghindari komplikasi.


Seberapa Bahaya Langya Virus?

Virus zoonosis ini milik keluarga yang sama dengan virus nipa yang mematikan, biasanya ditemukan pada kelelawar. Adapun virus nipah juga menyebar melalui sekresi pernapasan seperti COVID-19, namun lebih berbahaya lantaran bisa membunuh tiga perempat manusia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendaftarkan Nipah yang paling mungkin menyebabkan pandemi berikutnya.

Sebuah penelitian yang diterbitkan sebelumnya mengungkapkan bahwa Langya pertama kali terlihat menginfeksi manusia pada tahun 2019. Sebagian besar kasus baru muncul beberapa tahun belakangan ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Apakah Virus Langya Berpotensi Jadi Pandemi Selanjutnya?"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT