ADVERTISEMENT

Rabu, 10 Agu 2022 05:13 WIB

Round Up

Pakar Wanti-wanti Puncak BA.5 Mundur, COVID-19 RI Beneran Ngegas Lagi

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hadirkan laboratorium mini-layanan tes swab antigen bagi para pegawai. Hal itu dilakukan guna cegah COVID-19. Virus Corona COVID-19 (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Diprediksi mencapai 20 ribu kasus pada Juli 2022, COVID-19 harian masih fluktuatif di angka 4-6 ribu kasus. Jangan lengah, pakar memperkirakan puncak BA.5 memang mundur.

Wanti-wanti ini disampaikan pakar epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman. Ia memperkirakan, puncak Omicron BA.5 baru akan tercapai sekitar akhir Agustus atau bahkan hingga September.

"Kita ini masih dalam gelombang 4 dari BA.5 yang utamanya disebabkan BA.5. Ini belum berakhir gelombang 4 ini , puncak pun belum. Mungkin menjelang akhir Agustus, atau bahkan ke September," ujar Dicky pada detikcom, Senin (8/8/2022).

Banyaknya orang yang sudah memiliki imunitas membuat gelombang 4 COVID-19 di Indonesia terjadi lebih lambat. Meski begitu, Indonesia disebutnya belum bisa disebut aman hingga Oktober mendatang.

"Di kita, masa rawan kita prediksi saya sampai Oktober. Rawan ini bukan berarti kematian tidak, tapi kalau kita ini lemah dalam 3T, upaya pencegahan 5M, vaksinasi, pada gilirannya ini akan memakan korban jiwa yaitu kelompok paling rawan di kita yaitu lansia, tenaga kesehatan yang dalam posisi risiko tinggi, termasuk anak atau ibu hamil, atau yang komorbid," paparnya.

Jumlah konfirmasi harian COVID-19 sendiri masih fluktuatif, bahkan sempat turun ke level 4 ribu setelah beberapa hari konsisten di level 6 ribu.

Berikut riwayat penambahan kasus sepekan:

  • 9 Agustus tambah 6.276 kasus positif dari 128.503 spesimen yang diperiksa
  • 8 Agustus tambah 4.425 kasus positif dari 107.688 spesimen yang diperiksa
  • 7 Agustus tambah 4.279 kasus positif dari 81.915 spesimen yang diperiksa
  • 6 Agustus tambah 5.455 kasus positif dari 102.800 spesimen yang diperiksa
  • 5 Agustus tambah 6.323 kasus positif dari 112.219 spesimen yang diperiksa
  • 4 Agustus tambah 6.527 kasus positif dari 125.756 spesimen yang diperiksa
  • 3 Agustus tambah 6.167 kasus positif dari 121.536 spesimen yang diperiksa

NEXT: Booster kedua untuk umum.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT