ADVERTISEMENT

Jumat, 12 Agu 2022 11:00 WIB

Wanti-wanti dr Boyke, Keseringan Duduk Bikin Mr P Ikutan Susah Berdiri

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Pemerhati seks dan keharmonisan rumah tangga, dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, menyebut posisi lotus punya kelebihan lain. Penasaran? dr Boyke Dian Nugraha. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pola hidup merupakan salah satu kunci penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Pola hidup yang kurang sehat seperti jarang berolahraga dan terlalu sering duduk bisa menimbulkan risiko penyakit bagi pria, salah satunya disfungsi ereksi.

Pemerhati seks dan keharmonisan rumah tangga, dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, menyatakan keseringan duduk dapat membuat aliran darah tidak bekerja secara maksimal pada tubuh hingga dapat berisiko mengganggu proses ereksi seorang pria.

"Iya (kebanyakan duduk berisiko), ingat sekali lagi untuk ereksi butuh aliran darah yang lancar," ujarnya pada sesi temu media di Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2022).

"Mekanisme ereksi itu, dari rangsangan visual maka ke penis, maka penis terangsang dari proses biokimiawi dan fisiologis yang akhirnya membuat bagian penis itu terisi aliran darah," sambungnya.

Menurut penelitian yang ia lakukan pribadi di kliniknya, kebanyakan pasien yang rajin olahraga dan beraktivitas fisik memiliki kualitas seks yang lebih baik.

"Proses pengisian aliran darah (ke penis) itu mulai dengan membesar dulu, kemudian tegak, tegak dan keras. Itu sangat terbantu dengan olahraga yang teratur. Bukan olahraga gym. Olahraga yang lebih kepada kardio," ujarnya.

Selain itu, menjaga pola makan yang sehat dapat mengurangi risiko disfungsi ereksi terlebih pada pria-pria di usia muda.

"Pola makan pantang lemak, gorengan dan santan; gula secukupnya, pola olahraga 20 hingga 30 menit per hari, pola tidur yang cukup 6 hingga 8 jam, dan pola manajemen stres," pungkasnya.



Simak Video "Alasan Harus Berhenti Ikutan Fenomena FWB Menurut dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT