ADVERTISEMENT

Selasa, 16 Agu 2022 10:15 WIB

Update! Kombinasi Vaksin COVID-19 Booster Kedua Terbaru, Wajib Tahu Nih

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Tenaga kesehatan menerima Vaksinasi COVID-19 booster kedua di Gelanggang Remaja Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (1/8/2022). Vaksinasi booster kedua yang diadakan 1-5 Agustus tersebut diberikan untuk tenaga kesehatan dengan ketersediaan 150 dosis per hari. Ilustrasi vaksin COVID-19 booster. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Vaksin COVID-19 booster kedua resmi dimulai untuk tenaga kesehatan. Hal ini dikarenakan enam bulan berlalu sejak nakes menerima booster pertama atau vaksin COVID-19 dosis ketiga. Antibodi pasca vaksinasi COVID-19 dikhawatirkan semakin menurun seiring waktu.

Padahal, kasus aktif atau pasien yang membutuhkan perawatan hingga isolasi meningkat di atas 53 ribu. Karenanya, pemerintah memprioritaskan nakes untuk divaksinasi COVID-19 booster kedua lantaran termasuk kelompok rawan COVID-19.

Kementerian Kesehatan RI memperbarui jenis-jenis vaksin COVID-19 booster kedua untuk tenaga kesehatan. Ada tambahan jenis vaksin Pfizer untuk penerima booster pertama Moderna.

Berikut daftar lengkapnya:

Booster pertama vaksin Sinovac dilanjut dengan:

1. AstraZeneca: setengah dosis
2. Pfizer: setengah dosis
3. Moderna: dosis penuh
4. Sinopharm: dosis penuh
5. Sinovac: dosis penuh
6. Zifivax: dosis penuh

Booster pertama vaksin AstraZeneca dilanjut dengan:

1. Moderna: setengah dosis
2. Pfizer: setengah dosis
3. AstraZeneca: dosis penuh

Booster pertama vaksin Pfizer dilanjut dengan:

1. Pfizer: dosis penuh
2. Moderna: setengah dosis
3. AstraZeneca: dosis penuh

Booster pertama vaksin Moderna dilanjut dengan:

1. Moderna: setengah dosis
2. Pfizer: setengah dosis

Booster pertama dengan vaksin Sinopharm dilanjut dengan:

1. Sinopharm: dosis penuh

"Vaksin yang digunakan untuk dosis lanjutan kedua (booster ke-2) bagi SDM Kesehatan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin masing-masing daerah dengan mengutamakan vaksin yang memiliki masa expired terdekat," jelas dr Maxi Rein Rondonuwu, DIrektur Jenderal P2P Kemenkes RI dalam rilis edaran update regimen vaksinasi COVID-19 booster kedua, dikutip detikcom Selasa (16/8/2022).

"Vaksinasi dosis primer dan booster pertama tetap harus dikejar agar dapat mencapai target," sambung dia.



Simak Video "Eropa Rekomendasikan Booster Kedua untuk Lansia dan Kelompok Rentan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT