ADVERTISEMENT

Selasa, 16 Agu 2022 16:43 WIB

Nggak Cuma di Sukabumi, Ini Sederet Cerita 'Ngilu' Cincin Nyangkut di Mr P

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
banana with open skin in the tossed state on a dark background Ilustrasi Mr P. Foto: Getty Images/iStockphoto/Albert Yarullin
Jakarta -

Beberapa pria merasa memasang aksesoris seperti cincin atau tindikan di bagian penis dapat membuat sesi bercinta bersama pasangan menjadi lebih memuaskan. Namun, tak jarang justru perilaku ini berakhir dengan kisah yang nahas.

Seperti DL (55), seorang pria asal Sukabumi yang harus dibantu oleh damkar kota Sukabumi untuk melepas cincin yang yang terjepit di penisnya. Kejadian yang terjadi pada Minggu (14/8/2022) ini, membuat petugas damkar harus memakai gerinda kecil selama 10 menit untuk melepas cincin di penis DL.

"Jadi ceritanya dia secara pribadi datang ke rumah sakit, ke bunut (RSUD Syamsudin). Bunut nggak bisa mengevakuasi kaya gitu," ujar Kasi Pencegahan, Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Sukabumi Hendar Iskandar pada detikJabar.

"Ada telepon ke damkar ya kita datang ke sana. Petugas yang menerima laporan bergegas ke rumah korban dan langsung melakukan evakuasi cincin yang tersangkut di alat vitalnya," sambungnya.

Kasus hampir serupa juga pernah dilaporkan pada beberapa pria lain, seperti di bawah ini:

'Iseng' Pasang Cincin Saat Mandi

Seorang pria warga Kecamatan Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah, mengeluhkan sebuah cincin yang sudah empat hari nyangkut di alat kelaminnya. (Damkar) Posko Majenang, Kabupaten Cilacap, sampai turun tangan membantu pria yang diketahui iseng memasukan cincin yang ia temukan ketika sedang mandi.

"Awalnya korban yang merupakan seorang duda, saat mandi menemukan cincin berukuran dua sentimeter dan dimasukkan ke kemaluannya," kata Luhur Satrio Muchsin, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, yang membawahi unit Damkar Kabupaten Cilacap.

Kejadian ini terjadi pada bulan Juni 2022, tim pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan pria nahas ini menggunakan pemotong logam.

Kado 'Unik' Dinas Pemadam Kebakaran Blitar

Maret lalu merupakan hari jadi dari Dinas PMK Blitar. Namun hari bahagia itu mendapat kado unik berupa permintaan tolong dari seorang pemuda yang meminta melepaskan tindik pada kemaluannya.

"Dia mengaku kesulitan melepas tindik pada kemaluannya karena kunci tindik macet. Karena panik, akhirnya mencari tahu lewat Google dan mengarah pada Damkar, yang selanjutnya minta bantuan kami," kata Kepala Unit Pelaksana Tugas Damkar Pemkab Blitar Andi Putra Sagita.

Menurut Andi, ini merupakan pertama kalinya dia dan teman-temannya menangani kasus seperti ini. Biasanya warga yang membutuhkan bantuan pada kasus cincin yang tak bisa dilepaskan dari jemari seseorang.

"Ya baru ini nangani kasus seperti ini. Kami agak ewuh pakewuh (sungkan). Lha biasanya di jari atau bagian tubuh lain. Lha ini di alat kelamin.... Jadi ya agak gimana gitu," akunya.

Cincin Tersangkut Sampai Bengkak

Lain lagi kisah seorang pria asal Thailand yang nekat memasang cincin logam di sekitar alat kelaminnya demi memperbesar penis. Dikutip dari Daily Mail, mulanya pria yang tak disebutkan namanya ini nekat melakukan aksi tersebut lantaran ingin 'mengesankan' pasangannya di hari Valentine.

Satu hari setelah memasang cincin baja tersebut, penisnya mulai membengkak dan ia mulai menyesal karena mengeluhkan rasa sakit luar biasa.

"Saya takut penis saya harus diamputasi. Itu telah membengkak begitu banyak sehingga saya pikir itu akan meledak," kata pria itu.

Para petugas medis akhirnya berhasil melepaskan cincin tersebut selama satu jam lebih. Para dokter menggunakan perkakas baja genggam, tang dan lembaran logam tipis, yang mereka selipkan di bawah cincin untuk menghindari luka pada kulit pria itu.



Simak Video "Kasus Covid-19 di Yogyakarta Melandai, Siap Jadi Endemi?"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT