ADVERTISEMENT

Selasa, 16 Agu 2022 18:31 WIB

Jokowi Siapkan Anggaran Kesehatan Rp 169 Triliun, Pasien COVID Masih Ditanggung?

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Presiden Joko Widodo berjalan seusai menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2022 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta Presiden Jokowi pada Sidang Tahunan DPR dan MPR RI. Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan rencana anggaran kesehatan di tahun 2023 sebesar Rp 169,8 triliun rupiah atau setara 5,6 persen dari belanja negara. Hal ini ia sampaikan saat membacakan pidato pengantar RAPBN 2023 dan Nota Keuangan.

"Anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp 169,8 triliun rupiah, atau 5,6 persen dari belanja negara," ucapnya di gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Anggaran tersebut direncanakan akan digunakan untuk melanjutkan penanganan pandemi, reformasi sistem kesehatan, percepatan penurunan stunting, serta kesinambungan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Anggaran tersebut akan diarahkan untuk melanjutkan penanganan pandemi, reformasi sistem kesehatan, percepatan penurunan stunting, serta kesinambungan program JKN," sambungnya.

Khusus percepatan stunting, Jokowi merencanakan perluasan cakupan di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.

"Percepatan penurunan stunting dilakukan melalui perluasan cakupan seluruh kabupaten atau kota di Indonesia, dengan penguatan sinergi berbagai institusi," pungkasnya.



Simak Video "Masyarakat Diminta Vaksinasi Agar Endemi Cepat Dicapai"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT