ADVERTISEMENT

Selasa, 16 Agu 2022 21:30 WIB

Mengenal Tes DNA, Dilakukan Pasangan LGBT Ini Gegara Curiga Saudara Kandung

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Pasangan sesama jenis tes DNA Foto: dok. TikTok/@carleyandmercedes
Jakarta -

Viral pasangan LGBT di Kanada mengaku curiga dan panik bahwa mereka adalah saudara kandung. Hal tersebut karena ibu mereka masing-masing pernah menjalin hubungan dengan pria yang sama. Pasangan tersebut diketahui bernama Carley dan Mercedes yang sudah menjalankan hubungan selama dua tahun.

"Dua tahun berhubungan kami menemukan bahwa kedua ibu kami tidur dengan pria yang sama," tutur mereka, dikutip dari Daily Star.

Keduanya pun melakukan tes DNA untuk memastikan ada atau tidaknya hubungan darah di antara mereka. Mereka mengacu cemas menanti hasil tes DNA. Meski begitu, hasil menunjukan bahwa keduanya bukanlah saudara. Carley dan Mercedes mengaku begitu lega.

"Ini benar-benar menghilangkan banyak stres dan cemas. Kami akhirnya bisa bernapas lega. Kami tidak bisa membayangkan menjalani sisa hidup kami tanpa mengetahuinya," ucap keduanya.

Apa Itu Tes DNA?

Dikutip dari MedlinePlus, tes DNA merupakan tes yang menganalisa susunan nukleotida berisi informasi genetik seseorang. Tes ini secara umum dapat bermanfaat mulai dari mengungkap garis keturunan hingga potensi risiko penyakit.

Untuk melakukan tes DNA diperlukan sampel dari tubuh seseorang. Sampel tersebut kemudian akan dianalisa oleh teknisi di laboratorium.

"Setelah diekstraksi, diukur dulu konsentrasinya, kemudian digandakan, divisualisasi dengan menggunakan dengan mesin genetic analyzers," papar ahli genetik dr Helena Suryadi, MS, menjelaskan tes DNA untuk melihat garis keturunan dalam wawancaranya dengan detikcom beberapa waktu lalu.

Sampel yang Digunakan untuk Tes DNA

1. Darah

Darah menjadi sampel yang paling umum digunakan untuk tes DNA. Umumnya, DNA ada pada semua bagian tubuh, namun darah dianggap sebagai sumber materi genetik yang konsisten lantaran sering digunakan dalam berbagai riset.

2. Selaput Lendir (Buccal Swab)

Tes DNA yang satu ini diambil menggunakan alat swab. Cara pengambilannya dengan menggosok bagian dalam pipi kanan dan kiri.

3. Rambut

Biasanya dibutuhkan beberapa sampel rambut yang masih ada akarnya untuk menganalisa DNA.

4. Kulit

Selain itu, kulit juga termasuk sampel tes DNA. Pasalnya, sel kulit dapat memiliki materi genetik yang cukup untuk digunakan dalam tes DNA. Biasanya tes DNA dengan sampel yang satu ini digunakan oleh kepolisian untuk mengumpulkan bukti penyelidikan.

5. Kuku

Sampel kuku juga kadang digunakan untuk tes DNA. Meskipun kemungkinan jumlah materi genetiknya lebih sedikit, namun studi yang dipublikasikan dalam Open Epidemiology Journal melihat DNA pada kuku bisa lebih stabil dalam jangka waktu lama.

Selain sampel yang sudah disebutkan di atas, beberapa sumber menyebut hampir semua materi organik dari tubuh sebetulnya bisa digunakan untuk tes DNA. Hanya saja penggunaannya sangat bergantung pada situasi dan tujuan dilakukan tes.

Adakah Risiko Tes DNA?

Tes DNA umumnya memiliki risiko fisik yang kecil. Salah satunya seperti tes darah dan pipi hampir tidak memiliki risiko sama sekali. Meskipun di sisi lain, tes genetik memiliki risiko emosional, sosial, dan keuangan.



Simak Video "Tanggapan WHO soal Heboh Cacar Monyet Dilabeli Penyakit Gay"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT