Pemobil Keplak Kepala Sopir Busway Ditahan, Catat Tips Redam Emosi di Jalanan

ADVERTISEMENT

Pemobil Keplak Kepala Sopir Busway Ditahan, Catat Tips Redam Emosi di Jalanan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Minggu, 28 Agu 2022 13:38 WIB
Sopir mobil yang keplak pramudi TransJakarta
Foto: Sopir mobil yang keplak pramudi TransJakarta (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Belakangan ramai video di media sosial soal cekcok seorang pria dengan sopir TransJakarta. Pria yang merupakan pengendara mobil tersebut diketahui memarahi sopir TransJakarta hingga turun dari mobilnya dan mengeplak kepala sang sopir.

"Makanya, elu ngantri nggak di belakang? Lu Ngantri nggak di belakang? Gua tanya," demikian narasi viral pria di video tersebut, sembari menunjuk sopir TransJakarta.

"Sebelah saya saja bisa, Mas, masuk," sahut sang sopir TransJakarta.

Pria itu kini telah ditahan di rutas Polres Metro Jakarta Selatan selama 20 hari. Terungkap nama yang bersangkutan adalah Khafi Maheza alias Khafi Mahendra.

"Sudah ditahan mulai tadi malam. (Ditahan) 20 hari dalam proses penyidikan," ucap Yandri saat dimintai konfirmasi, Minggu (28/8/2022).

Cekcok di jalanan kerap tak dihindari, apa sih pemicunya? Bagaimana cara meredam emosi saat berada di situasi serupa?

Beberapa waktu lalu, psikolog klinis dan Co-Founder Ohana Space Veronica Adesla menyebut amarah yang muncul saat berkendara tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi orang lain. Ia berpesan, agar pengendara bisa mengendalikan emosi dengan beberapa cara.

Pertama, menarik napas panjang atau mengatur napas. Setelahnya, cobalah untuk membayangkan momen-momen yang membahagiakan seperti contohnya kenangan bersama pasangan.

"Tarik napas dan hembuskan perlahan (boleh berhitung hingga 10). Bayangkan dalam pikiran hal-hal yang dapat kembali membuat tenang dan mengendalikan diri," tuturnya.

Selain itu, rutin berolahraga juga disebutnya dapat menghindari diri dari pikiran negatif. Olahraga disebut Vero bisa meningkatkan stamina tubuh, fokus, konsentrasi dan mengurangi perasaan lelah.

"Fokus pada apa yang ada dalam kendali kita. Bedakan antara hal-hal yang di luar kendali dan di dalam kendali kita," pungkas Vero.



Simak Video "Kata Psikolog soal Usia Muda Rentan Terjerat Love Bombing"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT